Yang Perlu Diketahui Usai Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac

oleh -14 views
vaksin-virus-corona-covid-19
Ilustrasi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Vaksin ini memiliki efikasi hingga 65,3 persen. Bagaimana keampuhannya?

KEMANJURAN
Vaksin corona buatan Sinovac telah melalui uji klinis tahap ketiga di Bandung, Jawa Barat. Setelah itu mendapatkan emergency use authorization (UEA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kepala BPOM, Dr Ir Penny K Lukito mengatakan, efikasi vaksin Sinovac mencapai 65,3 persen. Sudah memenuhi syarat dari WHO yakni efikasi minimal 50 persen.

Baca juga: Tangan Gemetaran saat Suntikan Vaksin ke Jokowi, Ini Kata Dokter

PEMBENTUKAN ANTIBODI COVID-19
Vaksin covid-19 buatan Sinovac bekerjasama dengan PT Biofarma mampu memicu antibodi terhadap sars cov-2 hingga 99,74 persen.

Bahkan tiga bulan setelah disuntik vaksin, antibodi masih 99,23 persen. Faktor inilah yang membuat BPOM memberikan UEA.

Baca juga: Politikus PDIP Menolak Divaksin, Denny Siregar: Makin Tua Makin Kayak Anak Kecil

EFEK SAMPING
Vaksin Sinovac diklaim aman, karena kejadian efek samping bersifat ringan. Adapun efek samping lokal berupa nyeri otot, iritasi, hingga demam.

Frekuensi efek samping dengan derajat berat berupa sakit kepala, gangguan di kulit atau diare yang dilaporkan hanya sekitar 0,1 sampai dengan 1 persen.

SASARAN VAKSIN
Kendati ampuh dan diharapkan manjur untuk mengakhiri pandemi covid-19, namun tak semua masyarakat dapat menerima vaksin Sinovac. Salah satunya adalah mereka yang memiliki komorbid. (yud)

Baca juga: 9 Warga Positif Covid-19, Pulang Ziarah: Dari Kuningan hingga Ciamis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.