Wagub Resmikan Program SMK Membangun Desa

oleh -38 views
PERESMIAN: Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum didampingi Kadisdik Jabar, Bupati Kuningan dan beberapa pihak lainnya, menabuh gong sebagai tanda diresmikannya program SMK Membangun Desa, di SMK Karnas, kemarin. Foto : Mumuh Muhyiddin/Radar Kuningan

KUNINGAN – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, secara resmi membuka Program SMK Membangun Desa di SMK Karya Nasional (KarNas) Kuningan, Jalan Raya Cirendang-Gunungkeling, Jumat (2/4).

Program SMK Membangun Desa selaras dengan salah satu visi misi Jawa Barat, yakni Desa Juara, melalui program Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa). Tujuannya, memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa, yang dipadukan dengan sumber daya manusia yang ada di desa.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum atau yang sering di sapa Kang Uu mengatakan, jika sebelumnya alumnus SMK banyak yang bekerja sebagai karyawan di perusahaan atau lembaga, saat ini pihaknya mengharapkan alumni SMK bisa meningkatkan pembangunan di desanya masing-masing.

“Jadi, nanti alumninya itu membuat usaha di desa, sehingga dapat meningkatkan pembangunan di desa,” harap Kang Uu.

Kang Uu mencontohkan, jika ada alumni SMK yang memiliki kemampuan dalam bidang bengkel, maka nantinya akan diarahkan untuk bisa membuat bengkel di desa. Selain itu, Kang Uu juga berharap, lulusan dari SMK Membangun desa ini, nantinya bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh desa, untuk dijadikan sebagai salah satu usaha.

“Misalkan pertanian, pariwisata, pertambangan dan lainnya,” ujar Kang Uu.

Ia juga menegaskan, kepada guru SMK harus mampu menanamkan kepribadian yang bersifat keberanian sehingga akan berani untuk bersikap, melangkah, dan mempunyai cita-cita.

“Hidup itu harus punya cita-cita, keinginan, dan keberanian untuk bersikap,” ungkapnya.

Untuk bisa mensukseskan progam ini, Kang Uu juga mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah setempat. Bahkan, dalam program ini, pihaknya juga akan menggandeng pemerintah desa untuk langsung diajak kerja sama.

“Dengan Program SMK Membangun Desa ini selaras dengan visi misi kami yang dimaksud dengan Desa Juara, di dalamnya ada Gerbang Desa (Gerakan Membangun Desa). Sebab, inti dari Gerbang Desa adalah memanfaatkan SDA yang ada di desa dipadukan dengan SDM yang ada di desa. Maka pemanfaatan suatu desa adalah suatu solusi dalam meningkatkan status desa di Jawa Barat,” harapnya lagi.

Sementara itu, Bupati Kuningan H Acep Purnama mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, khususnya kepada Wagub Jabar yang telah meresmikan SMK Membangun Desa di Kabupaten Kuningan.

Acep berharap, SMK nantinya bisa meluluskan siswa yang memiliki kompetensi dalam bidang usaha, dan bisa berkiprah untuk ikut serta membangun Kabupaten Kuningan. Ia pun mengajak untuk memanfaatkan momentum tersebut selaras juga dengan Visi Kabupaten Kuningan, yakni Kuningan MAJU (Makmur, Agamais, Pinunjul) Berbasis Desa Tahun 2023.

“Program ini bisa berjalan apabila kita wujudkan dengan kebersamaan, termasuk dukungan oleh seluruh pihak terkait. Karena salah satu kesuksesan Kabupaten Kuningan, tidak terlepas dari lahirnya kebijakan-kebijakan kita bersama,” ungkapnya.

Acep juga mengucapkan terima kasih atas ide dan jasa baik dari keluarga SMK se-Kabupaten Kuningan, khususnya SMK Karnas. Hal itu merupakan ide pencanangan yang tepat sasaran, serta akan berdaya guna dan berhasil guna.

“Karena saat ini kita membutuhkan penanganan sesuatu bukan hanya teori, tetapi tentu saja dengan diiringi oleh keahlian. Dan ini ada di SMK, di mana dapat mencetak anak-anak untuk memiliki skill atau kemampuan untuk bisa langsung berpraktek di lapangan,” harapnya.

Di tempat yang sama, Dedi Supandi SSTP MSi selaku Kadisdik Provinsi Jawa Barat, mengucapkan terima kasih kepada Dr Marlock selaku pendiri Gerakan SMK Membangun Desa.

“Kita berharap hari ini (kemarin, red) dengan adanya program SMK Membangun Desa yang didirikan oleh Dr Marlock, dapat memadukan sebagai triger antara potensi desa dengan warga desanya dalam rangka Jabar Juara Lahir Batin,” ungkapnya.

Dedi juga sangat optimis dengan adanya program SMK Membangun Desa, tidak ada lagi istilah dengan SMK penyumbangan pengangguran terbesar. Pihaknya sudah membuat sistem tlusur, dan istilah SMK penyumbangan pengangguran terbesar itu tidak benar.

Selain itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Provinsi Jawa Barat, Dra Ester Miori Dewayani MMPd, menyampaikan bahwa SMK Membangun Desa, dicetuskan oleh seorang motivator terkemuka, yakni Dr Marlock, pada Desember 2018. Program ini mulai berkembang sejak 2019 yang telah merambah ke seluruh Indonesia.

Ia menyebut, melalui kepanjangan tangan dari Kementerian Pendidikan, Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi serta Direktoran Pendidikan SMK, program tersebut berkembang dan berjalan di SMK Karya Nasional Kuningan dan menghasilkan kerja sama dengan 27 desa yang sudah MoU, disaksikan oleh Staf Ahli Kementerian Desa dan Direktur MK.

“Beberapa desa yang telah bekerjasama dengan kami banyak yang merasakan manfaat Link and Match program SMK Membangun Desa ini. Di antara yang telah berjalan adalah program gerebeg masjid, pelayanan service alat dan mesin pertanian untuk kelompok penggarap di desa-desa tani, kegiatan sosial service online teknision (OTak) untuk kendaraan dinas aparat desa, dan service alat kerja kantor (komputer, printer dan elektronika kantor) untuk desa-desa,” terang Ester.

“Lalu pembuatan mesin Incenerator dengan cara dibakar dengan bebas penanggulangan udara zero ozone, dan membuat desain mobil angkut sampah bertenaga listrik, guna kegiatan pengangkutan sampah di tiap titik ke tempat pembuangan sampah akhir (TPA),” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ester berharap kerja sama dengan pemerintah desa tersebut bisa dikembangkan dengan desa lain. Setidaknya di wilayah Kabupaten Kuningan atau membantu wilayah lainnya yang menginginkan keberadaan SMK secara nyata berdampingan dengan peningkatan ekonomi desa.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan peninjauan hasil produksi produk Incenerator SMK Karya Nasional Kuningan, produk kerja sama kegiatan SMK Membangun Desa di Desa Dukuhlor Kecamatan Sindangagung oleh Wagub, Kadisdik Jabar, Kadisdik Kuningan, serta pihak terkait lainnya. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *