Tomi dan Dumi Ciptakan ASN Sejahtera

oleh -17 views
PERKUAT EKONOMI: Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi menyambut baik program Toko Mikro (Tomi) dan Duit Mikro (Dumi) yang digagas pemerintah pusat

KUNINGAN–Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi menyambut baik program Toko Mikro (Tomi) dan Dumi (Duit Mikro) yang digagas pemerintah pusat. Hal ini disampaikan Sekda Dian, saat menyambut kedatangan Biro Keuangan Kepegawaian Negara (BKN) RI di ruang rapat Linggajati Setda Kuningan, kemarin (15/1).

Pada program tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) difasilitasi oleh BKN RI untuk mendapatkan program Tomi dan Dumi. Bahkan prosesnya pun cukup cepat dan tidak berbelit-belit, ditambah pembiayaan yang lumayan murah.

Sekadar diketahui, program Tomi adalah program kewirausahaan untuk menciptakan ASN lebih mandiri dan sejahtera. Program Tomi menghubungkan franchisor (pemilik lisensi usaha) dengan ASN sebagai franchisee (pembeli lisensi usaha).

Program ini juga didukung oleh BKN selaku instansi pemerintah yang berwenang mengelola segala hal kepegawaian ASN se-Indonesia. Sehingga dapat dipastikan program ini aman dan terpercaya.

Aplikasi Dumi itu sebuah platform baru yang menyediakan layanan pinjaman online bagi ASN, yang resmi diluncurkan di Kantor Pusat BKN. Layanan pembiayaan mikro berbasis fintech untuk ASN ini merupakan hasil kerja sama BKN, Bank Mandiri Taspen (Mantap) dan PT Fidac Inovasi Teknologi.

“Pengembangan kewirausahaan ASN ini, kami beri nama Tomi atau Toko Mikro dan Dumi atau Duit Mikro. Ini didukung oleh pendanaan yang memadai dan murah, mudah, nyaman dan cepat,” kata seorang perwakilan BKN RI, Bayu Sasongko.

Melalui cara itu, lanjutnya, ketika di masa pandemi banyak masyarakat merasakan penurunan ekonomi namun kebutuhan meningkat. Sehingga bisa memberikan pendapatan tersendiri bagi ASN, agar bisa lebih tenang bekerja.

“Kalau ASN bisa mandiri dan sejahtera, mereka bisa bekerja lebih khusyu untuk melayani publik. Serta bisa menggerakkan ekonomi bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, melalui fasilitas program Tomi, maka ASN bisa memilih usaha sesuai minatnya masing-masing. Misalnya seperti usaha laundry, warung, bengkel, barbershop dan usaha lain.

“Paket bisnisnya sangat kompetitif. BKN akan memberikan bimbingan bisnis mulai peluncuran sampai saat pelaksanaan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Dian menyambut baik adanya program dari pemerintah pusat untuk memfasilitasi ASN dalam membuka peluang usaha.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BKN, dengan program ini secara langsung akan memberikan warna baru dan kesejahteraan masyarakat Kuningan. Sebab program ini akan sangat membantu perkembangan ekonomi di Kuningan, tidak hanya ASN tetapi masyarakat,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Ia berharap, program yang digulirkan pemerintah pusat itu segera dirancang agar dapat dengan cepat di-launching di Kabupaten Kuningan.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.