Toko Klontong Kebakaran, Kerugian Rp157 Juta

oleh -37 views
BISA PADAM: Petugas Damkar Kuningan berjibaku selama dua jam, hingga akhirnya api di toko kelontong padam

KUNINGAN – Toko kelontong milik Ono Marsono (49) di Desa Karoya, Kecamatan Cipicung, terbakar Selasa (17/8) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Kebakaran menghanguskan seluruh bangunan berikut barang dagangan di dalamnya hingga menyebabkan kerugian hingga Rp157 juta.

Berdasarkan informasi dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh perangkat desa yang tengah melaksanakan piket ronda. Yaitu Kasi Pemerintahan Desa Karoya Nano Suryana (41) ditemani dua anggota linmas, saat sedang beristirahat di kantor desa tiba-tiba mendengar suara ledakan dari arah Utara balai desa.

“Kami langsung menghampiri sumber suara tersebut, ternyata terlihat ada api berkobar dari atap toko sembako milik Bapak Ono. Seketika kami berteriak kebakaran membangunkan warga yang lain dan meminta bantuan untuk memadamkan api.

Kondisi angin yang bertiup kencang menyebabkan api dengan cepat membakar seluruh bangunan toko kelontong tersebut. Beruntung, saat kejadian pemilik toko berada di rumah sehingga musibah kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Melihat api semakin membesar dan khawatir merembet ke bangunan warga di sekitar, Nano pun langsung mengubungi kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan pemadaman. Laporan langsung ditanggapi petugas dengan meluncurkan dua unit kendaraan Damkar menuju TKP. Dengan sigap dua regu Damkar yang tiba di lokasi dibantu warga dan perangkat desa setempat berupaya memadamkan api.  Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api pun akhirnya bisa dipadamkan.

“Jika mendengar keterangan saksi yang menyebutkan sempat mendengar ada ledakan, kami menduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Dari arus pendek tersebut menimbulkan percikan api yang kemudian mengenai bahan yang mudah terbakar lalu api membesar,” kata Khadafi.

Kebakaran, kata Khadafi menghanguskan hampir seluruh bangunan toko berikut barang dagangan di dalamnya seperti beras, telur dan lain-lain. Tak hanya itu, kata Khadafi, sejumlah perabotan rumah tangga seperti televisi dan kulkas ikut hangus terbakar.

“Total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 157 juta. Terdiri dari barang dagangan sekitar Rp30 juta dan perabot rumah tangga sekitar Rp15 juta serta bangunan ditaksir mencapai Rp112 juta,” papar Khadafi.

Atas kejadian tersebut, Khadafi mengingatkan kembali untuk selalu waspada terhadap segala hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Terlebih di saat musim kemarau seperti sekarang, Khadafi mengatakan, kondisi lingkungan yang kering sangat mudah terbakar.

“Bagi pemilik tempat usaha seperti toko agar melakukan pengecekan secara berkala tempat usaha, instalasi listrik serta menempatkan sistem proteksi kebakaran, seperti alat pemadam api ringan (APAR). Diharapkan semua waspada dari bencana kebakaran dengan tidak membakar sampah sembarangan, periksa instalasi listrik jika ada kerusakan segera perbaiki dan kepada para petani jangan membuka lahan dengan cara dibakar karena membahayakan lingkungan sekitar,” imbau Khadafi. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.