Tangani Stunting, Ika Bakar Semangat KPM

oleh -30 views
SUPPORT KADER: Relawan yang tergabung dalam Kader Pembangunan Manusia (KPM) mendapat motivasi langsung dari Ketua TP PKK Kuningan Hj Ika Acep Purnama.

KUNINGAN – Sejumlah relawan yang tergabung dalam Kader Pembangunan Manusia (KPM) mendapat motivasi langsung dari Ketua TP PKK Kuningan Hj Ika Acep Purnama. Motivasi itu diberikan saat kegiatan pelatihan aplikasi e-HDW (e-Human Development Worker) dan pembinaan KPM di Desa Gersik Kecamatan Ciawigebang Kuningan, belum lama ini.

Salah satu pemaparan yang menjadi fokus dalam pertemuan itu adalah soal penanganan stunting. Sebab stunting ini menjadi tanggung jawab bersama, sehingga melibatkan semua pihak termasuk kalangan masyarakat.

“Pembangunan desa yang sedang kita galakan memiliki tujuan utama, yaitu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara langsung melalui berbagai kegiatan dan program dengan sasaran utama masyarakat desa,” kata Ketua TP PKK Kuningan Hj Ika Acep Purnama saat memberi pemaparan.

Menurutnya, hal itu dalam rangka mencapai target pembangunan seperti pengentasan kemiskinan, penanggulangan stunting, penanganan gizi balita dan anak serta peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.

“Untuk itu, kemampuan para penggerak pembangunan di desa akan menjadi penentu keberhasilan pembangunan daerah,” tandasnya.

Hanya saja, kata Ika, satu hal yang perlu ditekankan bahwa desa harus memberdayakan kader-kader setempat untuk menjadi motor pembangunan. Salah satunya keberadaan KPM yang sejatinya adalah kaum relawan karena bersedia tanpa pamrih untuk kemajuan pembangunan desa.

“Untuk membantu kerja KPM, saat ini telah disediakan aplikasi e-HDW. Aplikasi tersebut dikelola oleh Kementerian Desa dan dapat digunakan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dia menjelaskan, manfaat utama aplikasi e-HDW adalah untuk membantu pencatatan data secara langsung agar lebih akurat dan mudah di perbaharui kapan saja. Tentu data tersebut dapat dijadikan rujukan bagi pelaksanaan kegiatan prioritas desa.

“Manfaat lainnya secara umum akan memantau pemenuhan gizi keluarga terutama pada masa 1.000 hari masa kelahiran, pelayanan pencegahan stunting dan berfungsi untuk pelaporan secara elektronik,” imbuhnya.

Dia menegaskan, jika aplikasi e-HDW adalah sebagai alat bantu. Seberapa besar manfaatnya tergantung ketekunan KPM dalam mengisi data, memperbaharui dan menindaklanjuti data tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah desa.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *