Sri Laelasari Beri Bantuan untuk Lansia

oleh -17 views
PEDULI LANSIA: Legislator Partai Gerindra Sri Laelasari silaturahmi ke rumah warga di Desa Lengkong Kecamatan Garawangi Kuningan.

KUNINGAN – Seorang legislator perempuan dari Partai Gerindra, Sri Laelasari silaturahmi ke warga Desa Lengkong Kecamatan Garawangi Kuningan. Salah satunya ke Abah Sarji,  seorang kakek berusia 120 tahun yang menghuni rumah petak sederhana.

Dalam silaturahmi itu, Sri Laelasari bercengkerama dengan beberapa warga termasuk Abah Sarji. Ia pun berkesempatan untuk berbuka puasa dengan menu seadanya.

Menurut Sri, jika keberadaan para lanjut usia (lansia) harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Sebab dengan usia yang cukup senja, tidak mungkin harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Ini harus menjadi perhatian bersama, baik dari tetangga maupun pemerintahan daerah hingga aparat desa. Kita semua harus bersama-sama memberi perhatian kepada para lansia, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya, kemarin (21/4).

Saat ini, lanjutnya, sejumlah bantuan dari berbagai pihak telah disalurkan kepada Abah Sarji. Termasuk hunian rumah yang sebelumnya belum tertata rapi, sekarang sudah cukup layak sebagai tempat tinggal.

“Kalau kita lihat, di sini banyak membantu dari mulai makanan, pakaian, kasur, selimut bahkan ada yang memberi televisi dan antenanya. Kita bersyukur atas perhatian terhadap sesama yang diberikan kepada Abah Sarji, ini bentuk kepedulian kita kepada para lansia,” ungkapnya.

Menurutnya, sosok Abah Sarji merupakan salah satu dari banyak lansia di Kabupaten Kuningan yang perlu dibantu dari segala aspek. Melalui rasa gotong royong yang tinggi, maka semua persoalan akan terasa mudah untuk dicarikan solusinya.

Sementara salah seorang Ketua RW, Tatang menyampaikan terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan kepada Abah Sarji. Semoga bantuan yang diterima dapat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari.

Sekedar informasi, sosok Abah Sarji ini merupakan lansia yang memilih hidup di sebuah gubuk di dekat kawasan pemakaman umum Desa Lengkong. Meski memiliki keluarga, Abah Sarji memilih hidup sendiri di gubuk tersebut.

“Abah mah memilih hidup menyendiri. Karena dengan sendiri lebih banyak waktu untuk mengingat Sang Pencipta,” kata Abah Sarji saat menyampaikan dengan bahasa Sunda.

Sebelumnya, sempat viral video yang memperlihatkan kondisi gubuk dan kehidupan Abah Sarji sehingga mengundang empati dari berbagai pihak. Sehingga bantuan berdatangan mulai dari memindahkan tempat tinggal dari sebuah gubuk ke hunian yang lebih layak, termasuk bantuan dari Istri Bupati Hj Ika Acep Purnama hingga Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.