Sri Laelasari Anggota Dewan yang Peduli ODGJ

oleh -5 views
Sri Laelasari mengunjungi rumah penampungan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Cinagara Kecamatan Maleber. Selasa (22/9). FOTO: TATANG BUDIMAN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Sri Laelasari merupakan satu dari sedikit orang yang memperhatikan ODGJ. Meski kini menjadi anggota anggota DPRD Kabupaten Kuningan, perempuan dari fraksi Partai Gerindra ini masih tetap peduli terhadap warga atau masyarakat yang mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Selasa (23/10), Sri Laelasari mengunjungi rumah penampungan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Cinagara Kecamatan Maleber. Selasa (22/9). “Aksi sosial seperti ini, memang basic saya, bahkan sebelum menjadi anggota dewan. Jadi, dalam posisi sekarang, tentu saya akan maksimal dalam memberikan perhatian dan perlakuan kepada warga, terutama kepada mereka yang ke terbelakangan mental,” ujarnya.

Sri menuturkan apa yang di lakukannya merupakan tindakan nyata semata-mata ibadah dan yang terpenting bagi siapapun yang mengurus ODGJ harus memiliki jiwa yang sabar. Menurutnya dalam mengurus ODGJ memerlukan energi dan sikap kesabaran yang luar biasa. “Mereka juga mahluk ciptaan Sang Khalik. Jadi tidak ada perbedaan dalam memberikan perlakuan. Namun, kita juga di tuntut  sabar dan ikhlas dalam melayani mereka,” tuturnya

Sri berjanji akan terus siap membantu bahkan dalam pemenuhan kebutuhan hidup penderita. “Insya Alloh saya akan terus bantu untuk kebutuhan mereka di sini, seperti pakaian dan kebutuhan merekaperlengkapan mereka sesuai dengan kemampuan kami,” kata Sri.

Sementara itu, Een salah seorang pengasuh di rumah Antara mengatakan, dalam memberikan  pelayanan dan penyembuhan mental bagi penderita ODGJ d itempatnya telah tersusun dengan tertib. Sebab, pasien atau warga yang berada di rumah Antara ini, memiliki latar belakang penyebab berbeda.

“Pasien ODGJ yang ada di sini penyebabnya macam-macam seperti akibat kekerasan dalam rumah tangga, faktor ekonomi, tekanan mental dan dalam  penyembuhannya sendiri harus terus di dampingi,” katanya.

Een mengatakan jumlah pasien dirumah Antara yang diasuhnya setiap saat mengalami penurunan,bahkan dari jumlah 30 orang kini hanya tinggal beberapa orang saja . “Alhamdulillah,tiap hari jumlah pasien disini terus berkurang dan pada umum nya mereka kembali sehat dan normal. Bahkan mereka telah dapat berkumpul kembali dengan keluarga dan lingkungan nya,” terang Een.

Een menambahkan, dalam keseharian para pasien terus di berikan keterampilan dan kerajinan tangan sehingga mereka mempunyai kreatifitas, seperti membuat  kerajinan tangan, dalam kesempatan itu Een memberikan apresiasi dengan kehadiran wakil rakyat Sri Laelasari yang di harapakan dapat memberikan semangat baru sekaligus membantu para pasien dirumah Antara.(tbm)

No More Posts Available.

No more pages to load.