Sepekan, Naik 181 Kasus, UPT Damkar Semprot Disinfektan di Ciporang dan Cibulan

oleh -16 views
VAKSINASI COVID: Bupati H Acep Purnama dan Wabup HM Ridho Suganda, bersama Kepala Dinkes dr Hj Susi Lusiyanti dan tim dokter, foto bersama usai kegiatan launching vaksinasi Sinovac, di Puskesmas Garawangi, baru-baru ini.

KUNINGAN–Upaya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Kuningan akan berakhir pada Senin (8/2) ini. Namun semenjak PPKM dilaksanakan, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 belum nampak terjadi penurunan signifikan. Bahkan hampir setiap harinya, masih ada penambahan kasus positif. Jika dihitung selama satu pekan terakhir, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 181 orang.

Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian bersama semua pihak, agar betul-betul mematuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan. Hal ini menjadi penting, agar semua lapisan masyarakat sadar terhadap bahaya penyebaran Covid-19. Jika melihat data Crisis Center Covid-19 Kuningan pada Minggu (7/2), tercatat totalnya terkonfirmasi positif menembus 3.070 kasus. Jumlah ini terdiri dari 2.654 orang dinyatakan sembuh, 61 orang meninggal dunia dan 355 orang masih menjalani karantina.

Data Crisis Center Covid-19 Kuningan juga menyebutkan, jumlah rapid positif kini mencapai 927 kasus. Angka ini terdiri dari 784 orang sembuh, 40 meninggal dunia dan 102 orang menjalani  karantina. Selain pengetatan sejumlah aktivitas masyarakat, upaya pencegahan dilakukan melalui penyemprotan disinfektan maupun operasi yustisi. Selain memberikan sanksi tegas, operasi yustisi juga mengedepankan edukasi untuk memberi kesadaran warga dengan cara membagikan masker gratis.

Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi Mufti menyampaikan, jika penyemprotan disinfektan dalam satu hari kemarin ada dua titik. Kedua lokasi itu yakni Perum Griya Martadinata Sarasi Kelurahan Ciporang dan Desa Cibulan Kecamatan Cidahu.

“Untuk lingkungan Perum Griya Martadinata Sarasi kita menyemprotkan cairan disinfektan sebanyak 4.500 liter. Sama halnya di Desa Cibulan Kecamatan Cidahu kita semprot 4.500 liter cairan disinfektan,” papar Khadafi, kemarin.

Di sisi lain, aksi bagi-bagi masker masih dilakukan Satgas Covid-19 Kuningan untuk mengajak masyarakat agar disiplin menerapkan prokes. Kali ini sebanyak 5.380 masker dibagikan di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jalan Syekh Maulana Akbar, Jalan Pramuka, serta 20 titik lain di jajaran polsek.

“Kita bersama TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan berkeliling membagikan masker kepada pedagang, juru parkir, tukang ojeg maupun warga yang lain. Kegiatan pembagian masker ini rutin kita lakukan sejak tanggal 1 Februari hingga nanti pada 10 Februari,” kata Kasubbag Dal Ops Polres Kuningan AKP Harminal.

Menurutnya, pembagian masker ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk menggelorakan warga sadar akan pentingnya memakai masker di masa pandemi Covid-19. Ini menjadi langkah bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kuningan.

“Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah. Rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan hindari kerumunan serta membatasi mobilitas,” tutupnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.