Santri Al-Mutawally Laksanakan PPM di Jambar

oleh -9 views
BERMANFAAT: Sejumlah santriwati Ponpes Al-Mutawally foto bersama dengan sejumlah anak, dalam kegiatan PPM di Desa Jambar Kecamatan Nusaherang, kemarin. Foto : Mumuh Muhyiddin/Radar Kuningan

KUNINGAN – Di masa pandemi Covid-19 ini, Santri Al-Mutawally Desa Bojong Kecamatan Cilimus, masih bisa melaksanakan Praktik Pengabdian Masyarakat (PPM). Kegiatan PPM tahun ini dipusatkan di Desa Jambar Kecamatan Nusaherang.

Menurut Ketua Panitia PPM, M Khoerudin, menjadi santri itu seru dan menantang. Dengan tinggal di pesantren, banyak pengalaman seru yang tidak dialami oleh siswa pada umumnya, terutama hal-hal yang berkenaan dengan kemandirian.

“Kemandirian dalam menyelesaikan masalah, kemandirian dalam mengatur keuangan, kemandirian dalam menentukan prioritas dan kemandirian lainnya. Itulah ciri santri,” kata Khoerudin mengawali keterangannya, kemarin (4/5).

Namun, kata Khoerudin, ada hal yang lebih besar dan lebih berarti dari sekadar kemandirian, yakni kebermanfaatan. Sudah umum dipahami di lingkungan masyarakat, bahwa alumni pesantren mestilah berbeda dengan alumni sekolah biasa pada umumnya.

Sebab, kata dia, alumni pesantren dituntut untuk bisa berperan dalam kehidupan bermasyarakat, utamanya menjadi rujukan dalam hal keagamaan, seperti kegiatan PPM Angkatan ke-17 Ponpes Terpadu Kulliyatul Mu’allimin Al-Mutawally di Desa Jambar Kecamatan Nusaherang.

“Kegiatan PPM ini berlangsung selama dua pekan, dimulai dari tanggal 18 April hingga tanggal 3 Mei 2021. Diikuti sebanyak 5 peserta dari santri kelas 6 tingkat Madrasah Aliyah (MA),” jelas Khoerudin.

Kegiatan ini, lanjut dia, sengaja dikonsep dengan membagi beberapa kelompok, sehingga di tiap desa hanya ada 5 sampai 6 orang santri. Hal ini karena masih di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan ini melibatkan santri dan santriwati yang masih duduk di kelas 6 MA Ponpes Al-Mutawally yang bertajuk mengabdi untuk negeri, mengabdi untuk bangsa, mengabdi untuk Agama dalam mengaplikasikan nilai-nilai pesantren, demi mewujudkan Kuningan Maju.

“Ini juga bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu dan teori yang sudah diterima di sekolah maupun di pesantren. Hal itu penting agar para santri bisa berperan aktif dalam program pemerintahan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jambar, Awan Kuswandi, sangat mengapresiasi kegiatan PPM yang digagas Ponpes Al-Mutawally. Sebab, kegiatan PPM ini merupakan salah satu kegiatan yang positif sebagai salah satu wujud untuk merealisasikan visi dan misi Kuningan maju pinunjul berbasis desa.

“Kegiatan ini juga sangat mendukung untuk keaktifan siswa atau santri bisa terjun langsung di masyarakat. Karena, melalui kegiatan ini para siswa atau santri mampu menghadapi globalisasi. Tak bisa dipungkiri lagi sudah sangat jelas bahwa dampak globalisasi sudah bisa dirasakan,” katanya.

Dirinya berharap, agar momentum PPM ini awal dari silaturahmi antara masyarakat Desa Jambar dengan keluarga besar Pesantren Al-Mutawally.

Ikut menambahkan, Ketua kelompok PPM 17 Jambar, Subhan. Ia menuturkan, selama di tempat PPM, ia mendapatkan banyak pelajaran mengenai keterampilan yang bisa dituangkan ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya dan teman-teman merasa senang dan banyak mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa. Kami ucapkan terima kasih pada dewan pembimbing kami, Teh Mutiara, dan semua pihak yang telah membantu membina, sehingga PPM ini bisa berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Di lain tempat, Ketua Karang Taruna Desa Jambar yang merupakan alumni Pesantren Al-Mutawally, Hamdan, merasa senang dengan kegiatan PPM yang dilaksanakan di desa kelahirannya itu.

“Sebagai alumni, saya berharap momentum ini dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat, serta membuat nama pesantren Al-Mutawally semakin dikenal oleh khalayak,” harap Hamdan. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *