Sambut Imlek, Kelenteng Kun An Tong Bagikan 438 Paket Beras

oleh -6 views

KUNINGAN-Kelenteng Kun An Tong di Jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan, menyambut perayaan Tahun Baru Imlek dengan menggelar kegiatan sosial membagikan 438 paket beras kepada warga kurang mampu, Rabu (10/2).

Setiap warga penerima mendapat paket beras seberat 15 kilogram ditambah uang tunai sebesar Rp100.000. Untuk ketertiban, pembagian paket tersebut dilakukan dengan memberlakukan sistem kupon. Kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir mengharuskan kegiatan sosial dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, seluruh panitia dan warga yang datang wajib mengenakan masker dan berjaga jarak.

“Puji Tuhan, tahun ini Kelenteng Kun An Tong masih bisa menyelenggarakan tradisi tahunan setiap menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yaitu melaksanakan kegiatan bakti sosial. Kemarin kami membagikan paket beras dan uang kepada warga tidak mampu yang berada di pedesaan, dan hari ini untuk warga sekitar kelenteng dan rumah duka Kuningan kota. Totalnya ada 438 paket,” kata Ketua Umum Kelenteng Kun An Tong Yayasan Tridarma Kuningan Toto Heryanto (Poey Lok Tek) kepada Radar Kuningan, Rabu (10/2).

Diungkapkan Toto, pembagian paket tersebut dilakukan kepada warga tidak mampu yang berada di sekitar kelenteng tanpa pandang bulu.  Beras dan uang yang dibagikan, kata Toto, merupakan sumbangan dari para jemaat Kelenteng Kun An Tong dan para dermawan keturunan Tionghoa asal Kuningan baik yang masih berdomisili di Kuningan maupun yang kini tinggal di luar daerah.

“Semuanya adalah hasil donatur para dermawan yang tinggal di Kuningan dan mereka yang telah berhasil di perantauan. Total beras yang terkumpul sekitar 5 ton lebih. Dari hasil sumbangan tersebut kini kami bagikan kepada warga yang tidak mampu,” kata Toto.

Kegiatan amal tersebut, kata Toto, rutin digelar setiap tahun menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Tujuannya adalah agar warga kurang mampu tersebut bisa turut merasakan kemeriahan Tahun Baru Imlek bersama-sama.

“Terlebih di saat pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat dirasakan masyarakat. Tidak hanya warga Tionghoa, namun paket ini juga dibagikan kepada warga pribumi sekitar kelenteng yang membutuhkan. Mulai dari tukang parkir dan juga kuli pasar mendapat bantuan beras ini,” katanya.

Terkait pelaksanaan Imlek yang tahun ini jatuh pada tanggal 12 Februari nanti, Toto mengatakan, tahun ini tidak ada kegiatan sembahyang di kelenteng pada saat tengah malam karena masih dalam situasi pandemi. Para jemaat, kata Toto, diminta untuk beribadah dan memanjatkan doa pada saat pergantian tahun nanti di rumah masing-masing saja.

“Kami tidak ingin tempat sembahyang Kelenteng Kun An Tong menjadi kluster baru penyebaran virus corona. Kami sudah informasikan kepada para jemaat pada tengah malam pergantian tahun nanti tidak ada kegiatan sembahyang di kelenteng, bahkan lilin-lilin yang sudah dititipkan jemaat pun nanti akan dinyalakan oleh pengurus. Ini demi keamanan dan keselamatan bersama, kami mengimbau kepada para jemaat kelenteng untuk sembahyang di rumah masing-masing saja,” pungkas Toto. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.