Realisasi PBB-P2 Capai 96,87 Persen

oleh -2 views
YAKIN TERCAPAI: Kepala Bidang Pendapatan II pada Bappenda Kuningan Diding Wahyudin MSi sangat yakin target PBB-P2 tahun ini bakal segera tercapai.

KUNINGAN – Target penerimaan pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan sektor perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) tahun ini sudah mencapai 96,87 persen. Capaian ini terbilang sudah sangat baik, apalagi target yang ditetapkan setelah APBD Perubahan mengalami kenaikan.

Sebab dari penetapan APBD TA 2021, semula ditargetkan sebesar Rp30,2 miliar. Namun setelah perubahan, nominalnya naik menjadi Rp31,8 miliar.

Kepal Bidang Pendapatan II pada Bappenda Kuningan Diding Wahyudin MSi membenarkan, apabila target PBB-P2 mengalami kenaikan dari semula Rp30,2 miliar menjadi Rp31,8 miliar. Hal ini diketahui dari penetapan APBD Perubahan TA 2021.

“Target PBB Kabupaten Kuningan tahun 2021 yang awalnya di APBD murni kita di Rp30,2 miliar, namun di APBD Perubahan kita ada kenaikan menjadi Rp31,866 miliar. Dari target ini, realisasi sekarang pencapaian sudah di angka 96,87 persen atau sekitar Rp30,868 miliar,” bebernya kepada Radar, kemarin (13/10).

Sehingga sisa target PBB-P2 yang mesti dituntaskan, lanjutnya, yakni sekitar Rp996,401 juta. “Alhamdulillah sampai bulan ini, kita sudah mencapi target 96,87 persen. Ini untuk PBB ya,” tukasnya.

Ia bersyukur, bahwa pencapaian ini merupakan kerja sama semua pihak dibantu petugas di lapangan. Khususnya bagi pihak kecamatan hingga kepala desa, termasuk masyarakat sebagai wajib pajak yang sudah memiliki kesadaran tinggi dalam menunaikan kewajibannya.

“Kemudian sisanya yang sekitar 3 persen lagi, tersebar di beberapa desa. Kurang lebih tinggal 40 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan, kita juga sedang melakukan pemanggilan karena belum ada pelunasan PBB tersebut,” imbuhnya.

Menurutnya, pemanggilan terhadap desa-desa yang belum menuntaskan pelunasan PBB-P2, sebagai bentuk konfirmasi sejauh mana pihak desa melakukan penagihan atau pemungutan.

“Kalaupun ada kesulitan dari pihak desa, kita Tim Gakkum dari kabupaten mau melakukan opsir dari desa dan kecamatan,” tandasnya.

Kemudian kaitan dengan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PBHTB), Ia mengaku, target di tahun ini juga naik menjadi Rp14 miliar dan sekarang sudah mencapai 79 persen. Realisasinya sudah di angka Rp11,98 juta dengan sisanya yakni Rp2,9 miliar.

“Insya Allah di tiga bulan terakhir ini, PBB dan PBHTB kita kejar. Dan target kita adalah tercapai di angka 100 persen dari keduanya,” pungkasnya.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.