Ratusan Cupang Berlaga di Kuningan Betta Contest 2021

oleh -26 views
KONTES CUPANG: Ikan cupang ini dinilai keindahan warna, sirip dan keserasian bentuk tubuhnya.

KUNINGAN-Sebanyak 927 ekor ikan cupang hias beradu gaya di Kuningan Betta Contest “Gebyar Ikan Cupang 2021” di Lapang Tenis Indoor Hotel Horison Tirta Sanita, Sangkanurip, Sabtu (20/2).

Kontes cupang perdana hasil kerja bareng Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan dengan Kuningan Betta Community tersebut diikuti para pehobi ikan cupang dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Kuningan, namun juga dari luar daerah seperti Jakarta, Tangerang, Banten, Bandung, Cirebon hingga Semarang dan Surabaya pun ada.

“Setiap peserta tidak hanya membawa satu ekor cupang, namun hingga belasan bahkan puluhan ekor. Bukan untuk diadu gulat, namun dinilai keindahan warna, sirip hingga keserasian bentuk tubuhnya,” ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan Bunbun Budhiyasa kepada Radar.

Bunbun menambahkan, sebanyak 927 ekor ikan bernama latin Betta Splendens tersebut mengikuti 40 kelas lomba dengan hadiah berupa trofi dan uang tunai. Beberapa kelas yang dilombakan tersebut, di antaranya kelas serit, giant, plakat, female dan baby.

“Kontes cupag ini menghadirkan empat juri yang kompeten langsung dari Indonesian Betta Community. Event ini yang pertama digelar, dan insya Allah nantinya akan menjadi agenda tahunan kebanggaan Kuningan,” ujar Bunbun didampingi Kabid Perikanan Deni Rianto.

Antusias peserta yang membeludak pun mengharuskan panitia melakukan banyak pembatasan dan penerapan protokol kesehatan pada saat pelaksanaan lomba. Para peserta tidak diperbolehkan masuk area kontes, melainkan harus berada di luar arena dan dipersilakan menyaksikan proses penjurian secara live di Youtube dan Instagram.

“Tetap protokol kesehatan kami utamakan. Para peserta dan penonton dilarang masuk arena, melainkan tetap di luar dengan tetap berjaga jarak dan selalu mamakai masker dan tidak lupa kami sudah siapkan beberapa titik tempat cuci tangan di sekitar arena kontes,” papar Bunbun.

Terkait potensi ikan cupang hias, Bunbun menjelaskan, ternyata keberadaan ikan yang memiliki postur tubuh kecil dan berwarna indah tersebut mempunyai nilai jual tinggi dan banyak digandrungi tidak hanya oleh pasar lokal namun juga internasional. Bahkan, lanjut Bunbun, Kabupaten Kuningan menjadi salah satu daerah penghasil ikan cupang unggulan yang sudah tembus pasar asia dan eropa.

“Nilai jual ikan cupang untuk jenis tertentu ternyata cukup tinggi. Melalui event ini juga sebagai bentuk mengedukasi kepada masyarakat tentang budidaya ikan cupang yang ternyata sangat potensial sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Ditambahkan Kabid Perikanan Deni Rianto, hingga saat ini sudah banyak pembudidaya ikan cupang di Kabupaten Kuningan yang sudah merambah pasar internasional. Yang mengejutkan lagi, kata Deni, nilai jual ikan cupang dari Kuningan ternyata cukup tinggi hingga jutaan rupiah.

“Dari Kuningan saja kita sudah ekspor ikan cupang ini hingga 10.000 ekor per bulan. Adapun pasarnya, sekitar 4.000 ekor dikirim ke pasar Eropa dan 6.000 ekor lagi untuk pasar Asia. Dengan nilai jual per ekor, bisa mencapai Rp 5 juta,” ujar Deni. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.