Peringati Maulid Nabi, Siap Bangun Masjid Daarul Abroor

oleh -90 views
Pihak Paguyuban Cicurug Bangkit Desa Galaherang bersama panitia dan pemdes, siap membangun Masjid Jami kampung Cicurug desa setempat, akhir pekan kemarin. FOTO:MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, warga di Dusun Cicurug Desa Galaherang Kecamatan Maleber telah bersiap membangun Masjid Jami’ Daarul Abroor.

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami’ Daarul Abroor Dusun Cicurug Desa Galaherang Kecamatan Maleber ini pun langsung dilakukan. Warga sangat antusias memberikan dukungan dalam acara sekaligus siap bersama-sama membangun sarana ibadah tersebut.

Ketua Paguyuban Cicurug Bangkit, Sultoni IJ sangat bersyukur atas antusias tinggi masyarakat Galaherang yang sangat kompak dalam bidang keagamaan dan bidang sosial lainnya. Hal itu juga bisa dilihat dari setiap proses tahapan ke tahapan pembangunan masjid di Dusun Cicurug Desa Galaherang hingga sampai pada peletakan batu pertama.

“Tentunya dukungan kuat juga ditunjukkan oleh perangkat Desa Dusun Cicurug, yaitu Lurah Milenial Pak Pery yang bertugas sebagai pengarah acara juga. Dan satu organisasi kedaerahan yang ada di perantauan yang mendeklarasikan diri dengan nama Paguyuban Cicurug Bangkit. Paguyuban ini di dalamnya ada semua elemen masyarakat dari mulai pelajar, mahasiswa, pengusaha dan yang lainnya. Saat ini bergerak di bidang keumatan, dan akan terus bergerak memajukan desa di bidang-bidang lainnya,” kata Sultoni.

Ketua Pelaksana Muhammad Ahdali menambahkan, semangat dan dukungan yang baik juga diberikan Kepala Desa terpilih Desa Galaherang, Tata Subrata, yang telah mendukung penuh semua peran dan rencana yang baik untuk kemajuan desa. Di luar itu juga tentunya harus tetap terjalin komunikasi yang baik antara pihak pemerintah atau dengan pihak-pihak yang mendukung dengan moril ataupun materilnya.

“Sejauh ini kekompakan masyarakat sangat luar biasa dan perlu terus ditingkatkan dengan spirit membangun dan gotong royong,” tutur Ahdali yang juga mantan aktivis mahasiswa pencinta alam di Cirebon itu. (muh)

No More Posts Available.

No more pages to load.