Pembangunan 163 Rumah Warga Korban Bencana Alam dipuji Kementerian PUPR

oleh -7 views
Bupati H Acep Purnama dengan penuh semangat melakukan peletakan batu pertama pembangunan 163 rumah bagi warga Cipakem, Kecamatan Maleber yang terkena dampakpergerakan tanah. FOTO: AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN
Bupati H Acep Purnama dengan penuh semangat melakukan peletakan batu pertama pembangunan 163 rumah bagi warga Cipakem, Kecamatan Maleber yang terkena dampakpergerakan tanah. FOTO: AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Sebanyak 163 unit rumah dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) mulai digarap, khususnya bagi warga terdampak bencana di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber. Warga direlokasi ke tempat yang lebih aman akibat rumahnya tertimpa musibah pergerakan tanah, sehingga tak dapat kembali dihuni. Di area yang sudah disediakan, warga mulai melakukan pembangunan. Anggaran untuk pembangunan rumah berasal dari bantuan pemerintah sebesar Rp35 juta per rumah.

Saat peletakan batu pertama, Bupati H Acep Purnama SH MH berkesempatan langsung memulainya. Tak hanya Bupati Acep, hadir pula dari Kasubit Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Rumah Swadaya Kementerian PUPR Heru Cokro ST MSi, Kasatker Rumah Swadaya Sardju Bindarum, dan Kepala DPRPP Kabupaten Kuningan HM Ridwan Setiawan. Warga sendiri nampak antusias mengikuti peletakan batu pertama kendati dilangsungkan di tempat terbuka dan cuaca cukup menyengat.

Bupati H Acep Purnama SH MH memaparkan, ada 163 unit rumah yang akan dibangun melalui program BSPS bagi warga Desa Cipakem, Kecamatan Maleber. Mereka yang mendapat bantuan yakni bagi warga terdampak bencana longsor dan pergerakan tanah di Dusun Cigerut Wetan dan Cigerut Kulon.

“Ada sebanyak 163 rumah yang akan dibangun melalui pembangunan baru program BSPS ini. Semoga nanti akan menjadi perkampungan baru dan sangat luar biasa. Mirip perumahan jika pembangunannya nanti selesai,” sebut bupati.

Bupati berharap, proses pembangunan perumahan ini dapat berjalan lancar dengan dorongan semangat warga Desa Cipakem yang saling bergotong royong. Bupati juga menjanjikan untuk memperbaiki jalan menuju Cipakem yang mengalami kerusakan.

“Tak lupa saya mengucapkan banyak terima kasih pada pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, yang telah memberikan bantuan program BSPS pembangunan baru guna meningkatkan kualitas perumahan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Acep menambahkan, bahwa total bantuan setiap unit rumah dari program BSPS Pembangunan Baru sebesar Rp35 juta. Semoga dalam proses pembangunan perumahan swadaya ini, baik tetangga sekitar maupun saudara dapat ikut serta membantu menyumbangkan baik berupa tenaga maupun pikiran.

“Sehingga dengan adanya semangat bergotong-royong, proses pembangunan perumahan dapat terselesaikan tepat waktu dan memenuhi unsur rumah layak aman dan nyaman. Tentunya juga dapat segera dihuni oleh warga,” papar dia.

Sementara Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Rumah Swadaya Kementerian PUPR Heru Cokro ST MSi saat berkunjung ke lokasi pembangunan rumah di Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum, tak mampu menutupi kekagumannya melihat tingginya sifat gotong royong warga setempat. Sehingga proses pembangunan rumah sudah terlihat serta kualitasnya sangat bagus.

“Saya melihat langsung proses pembangunan rumahnya, dan menyaksikan sendiri bagaimana rumah itu dibangun dengan memperhatikan aspek kualitas. Ini bisa menjadi percontohan pembangunan rumah korban bencana alam bagi daerah lainnya. Saya sangat salut dan mengapresiasi tinggi tingkat swadaya masyarakat,” tegas Heru.

Kepala DPRPP HM Ridwan Setiawan memastikan jika proses pembangunan rumah akan selesai tepat waktu. Khusus di Desa Cimara, saat ini pembangunan rumah sedang berlangsung dan tidak lama lagi akan dipasang genteng.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemdes setempat terkait pembangunan rumah bagi warga korban bencana alam. Pemerintah daerah juga akan berusaha membantu dalam program air bersih bagi pemukiman warga yang baru. ini sebagai bentuk perhatian dari pemerintah daerah,” sebut Ridwan. (ags)

No More Posts Available.

No more pages to load.