Meriah, Braya Al-Ikhlash Ultah Ke-10

oleh -26 views
BERBAGI: Braya Berbagi dengan yatim dan fuqara dalam ajang perayaan Ultah ke-10, kemarin. FOTO : MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN – 9 April merupakan tanggal yang bersejarah bagi Braya Al-Ikhlash, tim sepak bola Alumni Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Ciawilor Ciawi Gebang.

Mengambil tagline Braya Berbagi, Braya Al-Ikhlash juga banjir ucapan selamat dari beberapa nama beken pesepak bola, seperti Tantan, Cucu Hidayat, hingga Zaenal Arif (pemain legenda Persib Bandung). Bukan hanya itu, tim-tim sepak bola Kuningan juga mengucapkan selamat kepada tim sepak bola yang mulai dikenal di dunia persepakbolaan.

Kegiatan Ultah Braya kali ini dilaksanakan di Lapang Sepak Bola Sumakti Jaya Desa Ciawilor. Dimulai dengan santunan anak yatim piatu dan fuqara. Hadir Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash, Dr KH M Tata Taufik MAg, juga ketua Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Al-Ikhlash (IKPPA), Anton Sulaiman MPd.

Dalam sambutannya, KH Tata menyampaikan, bahwa hal yang dilakukan oleh Braya Al-Ikhlash merupakan hal yang bagus, untuk syiar Pondok melalui Sepakbola mengenalkan pondok dengan bersilaturahmi antar klub sepa kbola.

“Kegiatan Braya Al-Ikhlash merupakan kegiatan out of the box, karena kalau alumni ponpes biasanya hanya dikenal di Masjid, Majelis Taklim dan dunia pembelajaran. Teruslah berbuat hal yang baik,” pungkas Alumni Darussalam Gontor tersebut.

Kegiatan selanjutnya, yakni pertandingan Sepak bola antara AFC (Al-Ikhlash Footbal Club), yakni Alumni yang masih mengabdi di Pondok dengan Braya Al-Ikhlash.

Pertandingan tersebut juga dihadiri oleh para santri dan Brayawati (Sebutan untuk Fans Braya). Mereka tampak antusias menyaksikan bintang-bintang Braya seperti Tebe, Delon, Latif, Muhaimin, Toge, Asep, Andi Ashari, Apuy, Agi, Cule dan tidak lupa juga Slamet Fauzi alias Mas Al.

Walaupun pertandingan itu hanya Friendly Match, pertandingan tersebut berjalan cukup seru. Jual beli serangan antar kedua tim mempertontonkan skill yang luar biasa antar pemain, bahkan hujan gol terjadi pada laga yang disebut-sebut sebagai El Clasiconya Ciawilor.

Tercatat 8 gol tercipta pada laga itu. Nama-nama yang biasa mencetak gol seperti Delon, Muhaimin, dan Tebe dibalas juga oleh Muhsin Arafat, putra Pimpinan Ponpes Modern Al-Ikhlash.

Di akhir pertandingan, pelatih Braya Al-Ikhlash, Ading, mengucapkan terima kasih kepada para sponsor seperti BMT Al-Falah Cirebon, Halwa Cake, Liwet Ambu, Baraya Variasi, MPL Fotography, Mutiara Bibit, Brogo Fashion Jakarta dan IKPMMI.

Pelatih berjenggot tipis tersebut, juga menambahkan kalau AFC merupakan bagian dari Braya, dan Braya ada berkat support AFC.

“Usia kita masih muda, dan Alhamdulillah sejak September kita sudah melaksanakan 34 pertandingan dengan 26 menang 4 kali seri dan 4 kali kalah. Setelah lebaran, Insya Allah kita akan start lagi,” kata Ading.

“Selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan, semoga kita mendapatkan berkah di bulan penuh ampunan,” imbuh pria yang juga merupakan guru di SDN 1 Cihaur tersebut. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.