Korsleting Listrik, Rumah Darsiti Terbakar

oleh -85 views
BERAKSI: Petugas Damkar kesulitan memadamkan api yang membakar rumah Darsiti di Desa Cierih, Kamis (4/9) malam.

KUNINGAN – Musibah kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik kembali terjadi, Kamis (4/9) sekitar pukul 21.15 WIB. Kali ini menimpa rumah permanen milik keluarga Darsiti (37) di Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu. Rumah dan isinya ludes terbakar hingga harus menderita kerugian materil Rp163 juta lebih.

Berdasarkan informasi dihimpun, kala itu Darsiti baru saja menemani anaknya dari kamar mandi, tiba-tiba dikejutkan suara ledakan dari atap rumah ruang tamunya. Seketika Darsiti mencium bau kabel terbakar dan sejurus kemudian api langsung berkobar membakar atap ruang tamunya.

Melihat atap rumahnya terbakar, Darsiti pun bergegas keluar rumah menyelamatkan diri bersama dua anaknya. Sambil berteriak kebakaran, Darsiti meminta pertolongan warga untuk membantu memadamkan api yang semakin membesar.

Warga pun berhamburan keluar dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan alat seadanya. Sementara salah satu warga langsung melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke kantor Damkar Ciledug, Kabupaten Cirebon, yang kemudian diteruskan ke UPT Damkar Kuningan.

Sekitar pukul 22.10 WIB satu regu petugas Damkar Kuningan tiba di lokasi dan langsung beraksi memadamkan api. Kondisi api yang sudah melalap seluruh bangunan menyulitkan petugas menjinakkan api dengan cepat. Hingga akhirnya api pun dinyatakan benar-benar padam pada pukul 23.15 WIB. Kebakaran hebat menyebabkan seluruh bangunan rumah Darsiti berikut perabotannya hangus jadi arang. Termasuk sejumlah surat-surat berharga dan dokumen penting pun tak sempat terselamatkan.

“Api dinyatakan padam pada pukul 23.15 WIB atau sekitar dua jam sejak awal kebakaran diketahui. Lambatnya laporan yang kami terima dan lokasi yang jauh menyebabkan penanganan pun tidak optimal karena saat tiba di lokasi api sudah membakar seluruh bangunan rumah,” ujar Kepala UPT Damkar Kuningan Mh Khadafi Mufti kepada Radar.

Khadafi memprediksi, total kerugian yang dialami keluarga Darsiti ditaksir mencapai Rp163 juta, terdiri dari bangunan rumah permanen dan perabotannya. “Atas kejadian ini, pemilik rumah untuk sementara diungsikan ke rumah kakaknya,” ungkap Khadafi.

Adapun penyebab kebakaran, Khadafi memastikan akibat korsleting listrik di atap ruang tamu seperti diceritakan pemilik rumah. Khadafi berharap musibah ini menjadi pelajaran berharga untuk warga yang lain untuk berhati-hati sehingga kejadian ini tidak kembali terjadi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memeriksa instalasi listrik di rumahnya, jika ditemukan ada kabel yang terkelupas atau risiko lainnya agar secepatnya diganti atau diperbaiki. Selain itu kami mengajak kepada aparat pemerintah desa untuk ikut serta aktif menyediakan sistem proteksi kebakaran di lingkungan masing-masing seperti penyuluhan, pelatihan dan penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap dusun atau RT. Ini sebagai antisipasi dini sebelum terjadi kebakaran yang berisiko menyebabkan kerugian materil lebih besar bahkan jiwa,” imbau Khadafi. (fik)