Kompak Lantik TKPK Tingkat Kecamatan

oleh -2 views
PERANGI KEMISKINAN: Bupati H Acep Purnama SH MH melantik Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) tingkat kecamatan se-Kabupaten Kuningan di Kantor Kecamatan Sindangagung, Senin (7/12).

KUNINGAN-Bupati H Acep Purnama SH MH melantik Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) tingkat kecamatan se-Kabupaten Kuningan di Kantor Kecamatan Sindangagung, Senin (7/12). Kegiatan yang diadakan Bappeda ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi penanggulangan kemiskinan antar lintas sektor dan pemangku kepentingan secara terpadu dan berkesinambungan sampai level bawah.

Pada kesempatan ini, Bupati Acep melantik Sekretaris Kecamatan Sindangagung H Uus Sunardi SSos, Sekretaris Kecamatan Garawangi Setia Gunadi SH dan sebanyak 38 orang selaku ketua dan anggota tingkat Kecamatan Sindangagung dan Kecamatan Garawangi.

Bupati H Acep Purnama menegaskan, pembentukan TKPK tingkat kecamatan merupakan upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, seperti yang telah diamanatkan dalam Perpres Nomor 15 Tahun 2010 ditindaklanjuti dengan Permendagri Nomor 42 Tahun 2010 tentang Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kemudian sesuai dengan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 463.3 tahun 2010 tentang pembentukan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan Kabupaten Kuningan.

“Kita yakini pangkal persoalan peningkatan angka kemiskinan ini bermula dari banyaknya masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan bahkan kehilangan pekerjaan. Dengan naiknya angka kemiskinan akibat pandemi Covid-19 tersebut, kita harus terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi guna merumuskan kebijakan strategi penanganan dampak pandemi,” papar bupati.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa tren kemiskinan di Kabupaten Kuningan dari tahun 2015 hingga 2019 terus mengalami penurunan. Pada tahun 2018 angka kemiskinan di Kuningan adalah 12,22 persen dan tahun 2019 terdapat 123.160 orang penduduk miskin atau 11,41 persen dari jumlah penduduk.

“Setelah bencana nasional pandemi Covid-19, berdasarkan data BPS di tahun 2020 angka kemiskinan Kabupaten Kuningan meningkat menjadi 12,82% persen,” katanya.

Menurutnya, potensi peningkatan kemiskinan tersebut telah diprediksi sebelumnya dengan melakukan penyesuaian target capaian angka kemiskinan pada tahun 2020. Yakni dari awalnya 11,31 persen menjadi 13,58 persen yang dituangkan dalam Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023.

Hal serupa dilakukan Wakil Bupati HM Ridho Suganda SH MSi. Wabup Edo-sapaan akrabnya- melantik TKPK tingkat Kecamatan Kadugede di aula kecamatan setempat. “Pemerintah terus berkomitmen mengatasi kemiskinan di masyarakat. Hal ini pun perlu peran aktif dari berbagai pihak seperti kalangan swasta, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan kalangan politik karena kemiskinan dan ketimpangan adalah permasalahan bersama,” ujar Wabup Edo.

Wabup Edo yang menjabat pula sebagai Ketua TKPK Kabupaten Kuningan berharap, dibentuknya TKPK tingkat kecamatan dapat bersama-sama melakukan upaya percepatan kemiskinan di Kabupaten Kuningan. Sehingga visi pemerintah daerah menuju  Kuningan Maju (Makmur, Agamis, Pinunjul) Berbasis Desa Tahun 2023 dapat terwujud.

“Kita yakin bahwa pangkal persoalan peningkatan kemiskinan ini bermula dari banyaknya masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan, bahkan kehilangan pekerjaan. Terlebih mereka yang masuk dalam kategori miskin maupun rentan miskin,” tutupnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.