Komisi II Kirim Sembako bagi Pegiat WPA

oleh -161 views
PENGGIAT WPA: Komisi II DPRD Kuningan memberikan sembako kepada pegiat sosial yang tergabung dalam Warga Peduli AIDS (WPA).

KUNINGAN – Komisi II DPRD Kuningan kini makin gencar turun ke bawah, untuk membagikan sembako hingga masker dan hand sanitizer bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Aksi ini didasari kepedulian para anggota komisi, bukan atas dasar kepentingan masing-masing partai politik. Salah satunya yakni berbagi sembako kepada pegiat sosial yang tergabung dalam Warga Peduli AIDS (WPA). Aksi ini merupakan kegiatan ke sekian kali, yang kerap dilakukan Komisi II DPRD Kuningan dalam menyasar warga yang membutuhkan.

Aksi sosial ini bukan tanpa sebab. Komisi II DPRD melihat bahwa dampak pandemi corona ini sangat menyusahkan masyarakat. Sehingga selama pandemi ini belum reda, para wakil rakyat dari sejumlah partai itu akan terus turun ke lapangan membantu masyarakat.

“Ini atas dasar kepedulian kami sebagai anggota dewan, khususnya Komisi II DPRD Kuningan. Jadi tidak membawa kepentingan masing-masing partai politik, kami bergerak karena kewajiban kami sebagai anggota dewan untuk membantu rakyat,” kata salah seorang Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan Susanto saat memberikan keterangan persnya, Rabu (15/4).

Dia melihat, wabah corona sangat berdampak terhadap rutinitas sehari-hari masyarakat, khususnya dalam mengais rezeki. Sebab tak jarang, pendapatan masyarakat berkurang karena aktivitas yang kini dibatasi demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Misalnya saja pedagang yang berjualan di sekolah-sekolah, karena diliburkan akhirnya pendapatan berkurang. Belum lagi seperti supir angkot, ojeg, kusir delman, dan profesi yang lain,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi II DPRD Julkarnaen. Menurut dia, sebelumnya, bagi-bagi sembako juga dilakukan bagi mualaf yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Mualaf Kuningan (IPMK).”Jadi pembagian sembako ini sesuai permohonan di tahap pertama bagi para mualaf, alhamdulillah berhasil kami serahkan. Jumlah anggota komunitas mereka ada 750 orang,” sebut Julkarnaen didampingi anggota Komisi II DPRD Rana Suparman.

Susanto mengatakan, baru mengetahui jika jumlah mualaf di Kuningan cukup besar mencapai ratusan orang. Sehingga pihaknya merasa terketuk, untuk memberi bantuan pada para mualaf karena tergolong kaum minoritas. “Terus terang kami dari Komisi II baru tahu, bahwa ada komunitas mualaf ini yang jumlahnya begitu banyak di Kuningan,” ucap dia.

Pihaknya berharap, ke depan dapat terus memberikan bantuan bagi komunitas mualaf, namun dalam bentuk lain seperti dorongan untuk berwirausaha. “Kebetulan di antara mereka ada yang bisa berkarya usaha, nanti kita dorong sesuai dengan kapasitas kami,” ucapnya.

Seperti yang diketahui, para anggota Komisi II DPRD Kuningan ini berkomitmen menggalang bantuan berupa sembako, masker, maupun hand sanitizer dengan cara urunan. Masing-masing anggota komisi merogoh kocek pribadi untuk mengumpulkan uang, kemudian dibelanjakan menjadi barang-barang kebutuhan dasar masyakarat. (ags)

No More Posts Available.

No more pages to load.