Kerahkan Mobil Puskesmas, Sosialisasikan 3M

oleh -8 views
UBAH PERILAKU: Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH saat melepas puluhan kendaraan untuk sosialisasi 3M kepada masyarakat Kabupaten Kuningan.

KUNINGAN–Hampir semua kendaraan dinas di puskesmas se-Kabupaten Kuningan baik motor maupun mobil ambulans dikerahkan untuk sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Aksi ini dilakukan untuk mendisiplinkan warga dalam menerapkan protokol kesehatan, sekaligus momentum Hari Kesehatan Nasional ke-56.

Bupati H Acep Purnama SH MH berkesempatan melepas puluhan kendaraan di halaman Setda Kuningan, kemarin (13/11). Pelepasan ini disaksikan pula Kepala Dinas Kesehatan dr Susi Lusiyanti MM, Direktur Rumah Sakit se-Kabupaten Kuningan hingga para Kepala UPTD Puskesmas maupun organisasi profesi bidang kesehatan.

“Peringatan HKN ke-56 dilaksanakan di tengah bencana kesehatan yang telah merenggut ribuan jiwa masyarakat, termasuk tenaga kesehatan. Kondisi ini dapat jadikan momentum untuk mengingatkan tentang pentingnya kesehatan dan mengubah perilaku masyarakat, serta mendorong penguatan upaya kesehatan promotif dan preventif,” kata Bupati Acep.

Menurutnya, puluhan kendaraan yang dilepas untuk berkeliling kota hingga kampung-kampung mensosialisasikan gerakan 3M. Sejalan dengan tema HKN yakni Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat, merupakan upaya bagaimana membangun masyarakat yang produktif dan aman Covid-19.

“Melalui sub tema Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat, Selamatkan Bangsa dari Pandemi Covid-19, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan agar selalu disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Dijelaskan, bahwa 3M merupakan protokol kesehatan yang harus dipenuhi dan selalu disosialisasikan kepada seluruh masyarakat. Sehingga masyarakat senantiasa ingat untuk menjaga diri dan keluarga serta lingkungan dari bahaya Covid-19.

“Saya mengajak seluruh tenaga kesehatan jangan berputus asa, jangan menyerah, harus tetap semangat untuk dapat melaksanakan pembangunan kesehatan. Ini sebagai sebuah perjuangan untuk selamatkan bangsa dari pandemi Covid-19, dan mewujudkan Indonesia semakin sehat,” imbuhnya.

Sementara berdasarkan data Crisis Center Covid-19 Kabupaten Kuningan pada Jumat (13/11), mencatat total terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 890 kasus. Naik sebanyak dua orang terkonfirmasi positif dari hari sebelumnya yakni 888 kasus.

Jumlah total itu terdiri dari 812 orang dinyatakan sembuh, 17 orang meninggal dunia dan 61 orang masih menjalani karantina. Sementara total rapid positif ada 337 kasus, terdiri dari 278 orang sembuh, 17 meninggal dunia dan 42 orang masih karantina.(ags)

No More Posts Available.

No more pages to load.