Jembatan Penghubung Cirebon-Kuningan Ambruk, Ini Penyebabnya

oleh -86 views
WhatsApp-Image-2021-02-02-at-2.01.48-PM
Jembatan Sungai Cijuray di perbatasan Kuningan-Cirebon Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong terputus karena luapan arus sungai. Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

CIREBON – Jembatan di perbatasan Kabupaten Cirebon dan Kuningan ambruk akibat tergerus luapan Sungai Cijuray, Desa Karangwuni, Dusun Loji Kaum, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon.

Kuwu Desa Karangwuni, Suhedi mengatakan, jembatan tersebut ambruk Senin malam (1/2), sekitar pukul 23.00 WIB.

“Jembatan ini dibangun tahun 2015. Jembatan ini ambruk akibat tergerus atau terkikis banjir kiriman dari Kuningan dan ketika hujan turun deras,” kata Suhedi, kepada Radar Cirebon, Selasa (2/2).

Baca juga:

Seorang Nenek Mencopet di Pasar, Kisahnya Bikin Berlinang Air Mata

Riwayat Longsor Desa Sidamukti, Kampung Mati dan Warga yang Direlokasi

Masih kata Suhedi, seluruh kendaraan yang hendak menuju Kuningan maupun sebaliknya terpaksa dialihkan ke jalur lainnya.

“Hari ini (Selasa/2/2/2021), akan dibangun jembatan darurat. Dan tadi juga sudah ditinjau dari DPRD Kabupaten Cirebon,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizki mengaku tidak menyangka jembatan ini ambruk. Padahal sebelumnya, pihaknya sudah berencana membangun jembatan darurat.

Baca juga:

Warung Semi Permanen Ludes Terbakar di Weru

Token Listrik Gratis, Begini Petunjuk dan Cara Mengaksesnya

“Memang sebelumnya jembatan ini sudah mulai retak. Tapi kami tidak menyangka sampai ambruk,” kata dia, saat ditemui di lokasi.

Hari ini juga, kata Iwan, DPUPR akan membangun jembatan darurat. Untuk jembatan darurat dibuat panjang jembatan 30 meter, kemudian lebarnya semula 4 meter kita buat hanya 1,5 meter saja.

“Yang penting kami bangun dulu jembatan darurat supaya akses ekonomi masyarakat tidak terputus,” tuturnya di lokasi kejadian. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *