IPPMK Jabodetabek Gelar Safari Ramadan di Cilimus

oleh -8 views
SAFARI RAMADAN: Salah satu agenda Safari Ramadan 1442 H kerja sama IPPMK Jabodetabek dengan Baznas Kuningan di Desa Cilimus, beberapa waktu lalu. FOTO : MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN – Pandemi Covid-19 yang hingga kini masih menjadi momok di tengah masyarakat, tidak menjadikan Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Kuningan (IPPMK) Jabodetabek kehabisan akal berkegiatan.

Beberapa hari lalu, IPPMK Jabodetabek yang merupakan salah satu organisasi primordial perantauan mengadakan Safari Ramadan dengan taat protokol Covid-19. Dengan menggandeng Baznas Kabupaten Kuningan dan Pecimas Al-Istiqomah, kegiatan yang berlokasi di Desa Cilimus telah sukses dilaksanakan.

Menurut Muhammad Aryadi selaku Ketua IPPMK Jadetabek, selain memeriahkan Ramadan, acara tersebut menjadi sarana untuk memberikan semangat kepada para peserta agar melanjutkan pendidikan sampai jenjang universitas.

“Pastinya dukungan para panitia, Baznas, serta Pecimas selaku tuan rumah sangat membantu untuk suksesnya acara kali ini. Di lain sisi pula, ini menjadi sarana untuk sosialisasi kepada peserta Safari Ramadan, agar bisa semangat melanjutkan pendidikan sampai sarjana,” kata Aryadi, kemarin (4/5).

Ikut menambahkan, Drs H Yayan Sopyan MM selaku Ketua Baznas Kabupaten Kuningan. Secara pribadi, ia mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan Safari Ramadan IPPMK Jabodetabek tersebut.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan, dilaksanakan oleh teman-teman dari IPPMK,” ucapnya.

Yayan berharap kegiatan ini bisa menjadi sarana kemaslahatan umat, mengingat agenda yang telah ditentukan IPPMK berupa sosial keagamaan. Di antaranya santunan anak yatim, mengaji bersama, shalawatan, penampilan anak-anak dan perlombaan.

“Semoga kegiatan ini berkah, bermanfaat untuk kemaslahatan umat, juga untuk lebih menguatkan Aqidah Islamiyah dalam rangka melaksanakan ibadah Ramadan dan ibadah-ibadah lainnya,” ungkap Yayan.

“Peran dari pada IPPMK Jabodetabek ini sangat positif dan sangat bermanfaat, untuk lebih menggiatkan mensyiarkan Ramadhan dengan berbagai aktivitas,” tambahnya.

Hal ini juga selaras dengan apa yang dipaparkan Nuno Bahrul Ulum selaku Ketua Pelaksana Safari Ramadan. Nuno mengungkapkan, tujuan dilaksanakannya Safari Ramadan tahun ini tak lain untuk berbagi kebahagiaan dalam kebersamaan.

“Berbicara mengenai tujuan Safari Ramadan, tentu tidak jauh berbeda dari tema yang kita usung. Yaitu berbagi kebahagiaan dalam kebersamaan,” kata Nuno.

Menurut Nuno, sejatinya kebahagiaan itu tidak serumit yang dipikirkan. Karena kebahagiaan bisa menular ibarat virus, dalam hal ini virus positif yang justru bisa menyembuhkan orang sakit.

“Apalagi di bulan Ramadan ini, tidak susah, cukup dengan menebar senyuman, rangkulan, perhatian, maka akan timbul kebahagiaan tersendiri,” ujarnya. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *