Innalillahi, Santri Ponpes Husnul Khotimah Tewas Ditikam Preman Bertato

oleh -316 views
Jenazah Mohammad Rozien (17) santri Ponpes Husnul Kotimah, Kabupaten Kuningan korban penusukan saat disalatkan. FOTO:IST/RADARCIREBON.COM

CIREBON-Nasib tragis dialami Mohammad Rozien (17) warga Jl Puyau 25, Komplek Ratu Elok Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Remaja yang merupakan santri Ponpes Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan ini meninggal dunia setelah ditusuk orang bertato tak dikenal.

Informasi yang diterima radarcirebon.com menyebutkan, peristiwa ini terjadi, Jumat malam (6/9), sekitar pukul 20.30 WIB, di Jalan DR Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon atau tepatnya di seberang Toko Buku Gramedia.

Awalnya, malam itu korban bersama saksi  QG sedang duduk di pinggir jalan DR Cipto Mangun Kusumo tepatnya depan Bank Mandiri Syariah (seberang Toko Buku Gramedia) sedang menunggu kedatangan ibu korban dari Kalimantan yang bermaksud akan menengok korban M Rozien. korban dan ibunya sudah janjian akan bertemu di seberang Gramedia.

Sekitar pukul 20.30, datang dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor jenis matic, kemudian menghampiri korban dan saksi di lokasi kejadian. Salah satu orang pelaku turun, dengan cirri-ciri menggunakan kaos berwarna putih dan celana jeans, ada tatonya di leher sebelah kanan dan kiri serta di seluruh bagian tangan. Orang yang bertato tersebut kemudian langsung menuduh korban dan saksi telah memukul teman pelaku. “Kamu tadi yang mukulin teman saya, Ya ?!,” kata pelaku, kemudian dijawab oleh korban : “Tidak tahu. ”

Saksi QG lalu beranjak berdiri dan pergi ke arah utara bermaksud untuk meminta tolong kepada orang di sekitar lokasi kejadian dikarenakan orang bertato tersebut membawa senjata tajam jenis pisau sambil menodongkannya kepada korban. Tidak lama kemudian, setelah saksi meminta tolong, korban sudah dalam keadaan tertidur dengan memegang dada sebelah kanan dan mengeluarkan darah dari mulut dan dadanya.

Diduga korban ditusuk menggunakan pisau yang dibawa oleh orang berato yang memghampiri korban dan saksi di lokasi tersebut.  Beberapa menit kemudian, Ibu Korban yang baru datang dari Kalimantan, tiba di dekat lokasi kejadian, dan mengenali korban yang tergeletak dengan luka tusuk di dada sebelah kanan adalah anak kandung nya.

Ibu korban, bersama dengan saksi langsung membawa korban ke RS Gunungjati Kota Cirebon untuk dilakukan pengobatan. Namun sesampainya di Ruang UGD RS Gunungjati, Korban meninggal dunia dikarenakan kehabisan darah akibat luka tusuk di dada sebelah kanan dan sempat muntah darah beberapa kali.

“Benar telah terjadi dugaan penusukan di Jl DR Cipto Mangunkusumo pada Jumat Malam. Kini kasusnya ditangani Satuan Reskrim Polres Cirebon Kabupaten,” ujar Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Ali Mashar SH dihubungi radarcirebon.com melalui sambungan telpon, Sabtu (7/9). (rdh)

No More Posts Available.

No more pages to load.