Harganas, Acep Ajak Masyarakat Cegah Stunting

oleh -4 views
HARI KELUARGA: Bupati H Acep Purnama SH MH memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) secara virtual di ruang rapat Linggajati Setda Kuningan, kemarin (29/6).

KUNINGAN–Bupati H Acep Purnama SH MH memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) secara virtual di ruang rapat Linggajati Setda Kuningan, kemarin (29/6). Harganas bertajuk Keluarga Keren Cegah Stunting ini, menjadi refleksi pentingnya peran keluarga dalam menekan angka kasus stunting khususnya di Kabupaten Kuningan.

Acara yang dihadiri Kepala DPPKBP3A Kuningan Trisman Supriatna SPd MPd, itu dijadikan pula kesempatan pemerintah daerah untuk meramaikan tagar #KeluargaIndonesiaCegahStunting di media sosial. Sebab suatu bangsa ataupun negara tidak akan memiliki populasi yang produktif, apabila terdapat suatu keluarga yang tidak berkualitas.

Sehingga menjadi penting untuk menciptakan keluarga berkualitas, salah satunya dengan mencegah kasus stunting di masyarakat. Karena generasi penerus bangsa akan lahir dari keluarga-keluarga kecil pada setiap daerah yang ada di Indonesia.

“Karena itulah, mereka harus tumbuh dalam keadaan sehat, cerdas, kreatif dan produktif. Selain aspek jasmani, anak-anak juga harus dibekali dengan pendidikan yang berkualitas sebagai modal pembangunan bangsa,” kata Bupati Acep saat memberi keterangan persnya.

Dia melihat, tema Harganas ke-28 tahun ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, terhadap kondisi stunting di Indonesia. Apalagi di masa pandemi Covid-19, keadaan kurang gizi kian rentan menimpa para balita akibat penurunan pendapatan di kalangan masyarakat.

“Harganas bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran terkait gizi yang baik guna melawan stunting. Keluarga keren mencegah stunting adalah keluarga yang bertumbuhkembang dengan baik secara fisik, dalam tubuh yang sehat akan ada fisik yang kuat dan akan menghasilkan pemikiran atau psikis kuat pula. Bagaimana kita bisa berpikir baik, berpikir sehat, jika fisik kita tidak kuat,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam rangka promotif, Dinas KB merupakan dinas yang wajib sosialisasi dan promosi sampai tahap penyembuhan, bahkan termasuk perlindungan. Bahkan Dinas KB merupakan dinas yang cukup strategis, karena targetnya membangun keluarga sakinah mawaddah warahmah yang terbebas dari berbagai macam penyakit.

“Stunting bukan merupakan kodrat, tetapi karena sesuatu yang kurang masimal. Sesuai survei, stunting ini diakibatkan sering melakukan sesuatu yang kurang menyehatan, sehingga menghasilkan keturunan yang stunting,” bebernya.

“Selamat Hari Keluarga Nasional ke-28, mudah-mudahan dengan peringatan hari ini dapat mewujudkan dalam rangka mempersiapkan regenerasi untuk maju ke depan,” pungkasnya.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.