Halal Bihalal, DPRD Saling Bermaafan

oleh -14 views
SALING MEMAAFKAN: DPRD Kuningan menggelar halal bihalal pasca Lebaran Idul Fitri, dengan mengundang IkIAD dan belasan jurnalis, kemarin (19/5). Foto : Mumuh Muhyiddin/Radar Kuningan

KUNINGAN – Keluarga besar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan, menggelar halal bihalal untuk saling maaf memaafkan dalam suasana Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, Rabu (19/5).  Acara yang digelar di ruang sidang utama DPRD tersebut, juga dihadiri IkIAD (Ikatan Istri Anggota Dewan) beserta belasan jurnalis cetak maupun elektronik yang diundang khusus oleh pimpinan DPRD. 

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat dalam momentum halal bihalal tersebut. Ketegangan antar pimpinan DPRD yang belakangan mencuat pasca kejadian diksi “limbah” yang dilontarkan ketua DPRD, saat acara kemarin nampak sudah mencair. 

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Nuzul Rachdy SE menyampaikan permohonan maaf kepada semua yang hadir, lebih khusus kepada sesama anggota DPRD, jajaran Sekretariat DPRD, dan juga para jurnalis. 

“Atas nama pribadi dan lembaga, saya memohon maaf sedalam-dalamnya. Minal aidin wal faidzin, taqabbalallahu minna waminkum,” kata Nuzul. 

Dalam kesempatan itu, Nuzul mengaku dirinya sengaja mengenakan kemeja warna hitam, sebagai simbol keprihatinannya atas tragedi kekejaman Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. 

“Saya memakai baju warna hitam, karena sebagai bentuk duka sekaligus prihatin atas adanya kekejaman Israel di Jalur Gaza Palestina. Mudah-mudahan segera mereda,” ucap Nuzul seraya mengajak semua berdoa untuk saudara-saudara Muslim Palestina. 

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Uci Sanusi yang merupakan salah satu ulama muda di Kuningan, menyampaikan sejumlah pesan dan ajakan kepada hadirin. Di antaranya, terkait hikmah puasa Ramadan yang baru saja dijalani selama sebulan penuh. 

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan dan keberkahan. Setelah itu, dilanjutkan dengan saling bersalaman (tanpa bersentuhan). Terakhir, makan siang dengan hidangan khas Lebaran. (muh/opl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.