H-7 Lebaran, Bupati Monitoring Harga Bahan Pokok

oleh -14 views
MONITORING: Bupati H Acep Purnama didampingi Kapolres dan rombongan tim I, melakukan monitoring ke sejumlah pusat jual beli di kawasan kota Kuningan, kemarin.FOTO: Mumuh Muhyiddin/Radar Kuningan

KUNINGAN – 7 hari menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H, Kamis (6/5), Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tim pengendali inflasi daerah Kabupaten Kuningan, menggelar monitoring ketersediaan dan harga bahan pokok.

Lokasi sasaran monitoring bahan pokok ini tidak hanya dilakukan ke pasar-pasar tradisional, melainkan juga ke ritel modern skala besar, diantaranya Pasar Baru Kuningan, Pasar Cilimus, Pasar Ciawigebang, Pasar Luragung, Toserba Surya Kuningan, dan Toserba Yogya Kuningan.

Dalam pelaksanaannya, monitoring ini dibagi 3 tim rombongan, yakni rombongan I dipimpin Bupati H Acep Purnama SH MH bersama Ketua DPRD Nuzul Rachdy SE dan Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya. Tampak pula mendampingi Bupati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dr Ukas Suharfaputra MP, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kuningan Aries Susandi ST MSi, Kanit PS II Ekonomi Sat Intelkam Polres Kuningan, dan unsur Sekretariat TPID Kabupaten Kuningan, dengan lokasi sasaran Toserba Surya dan Pasar Cilimus.

Tim II dipimpin Wabup HM Ridho Suganda SH MSi bersama Dandim 0615/Kuningan dan Ketua Pengadilan Negeri Kuningan, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Kasatpol PP dan unsur Sekretariat TPID Kabupaten Kuningan, melakukan monitoring dengan titik sasaran Toserba Yogya Cijoho dan Pasar Luragung.

Sedangkan Tim III dipimpin Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta unsur Sekretariat TPID Kabupaten Kuningan, melakukan monitoring dengan lokasi sasaran Pasar Baru Kuningan dan Pasar Ciawigebang.

Pantauan Radar Kuningan di Toserba Surya yang berlokasi di Jalan Siliwangi Kuningan, Bupati bersama rombongan langsung melakukan monitoring ke dalam kawasan Toserba ternama ini. Bupati dan tim berkeliling untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, serta memastikan harga tetap stabil.

Usai dari Toserba ini, Bupati dan rombongan bergeser menyusuri pertokoan Siliwangi yang ramai dipadati pengunjung. Di sejumlah kios dan lapak pedagang, Bupati berhenti untuk berbincang dengan pedagang, menanyakan harga dan ketersediaan barang dagangan.

Tak bosan, Bupati pun menghimbau kepada para pedagang dan pengunjung, untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Bahkan Bupati sempat menegur dengan humanis kepada sejumlah pedagang dan pengunjung yang tidak mengenakan masker, untuk kemudian dipakaikan masker.

Kepada sejumlah media, Bupati menyampaikan, kegiatan monitoring tersebut bertujuan untuk menjaga ketersediaan, menjaga stabilitas, dan menjaga kelancaran distribusi bahan pokok. Disamping juga bertujuan untuk membantu mengendalikan inflasi daerah Kabupaten Kuningan.

“Komoditi bahan pokok yang menjadi sasaran monitoring dan pengawasan ini, yaitu komoditi yang tingkat permintaannya tinggi. Seperti beras, telur, minyak, gula, daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan sayuran. Terutama yang perlu diperhatikan sekali kenaikan harga pada daging ayam, karena paling tinggi permintaannya,” kata Bupati.

Bupati juga menghimbau kepada para produsen ataupun supplier bahan pokok, agar tidak menjual bahan pokok dengan harga yang dinilai tidak wajar. Karena justru di tengah situasi sulit akibat pandemi covid-19 ini, harus bisa berempati terhadap masyarakat konsumen.

“Kepada masyarakat, agar menerapkan pola hidup hemat dan sehat. Oleh karena itu, perlunya sinergitas antara pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas ekonomi daerah,” imbaunya.

Di samping itu, bupati juga meminta kepada masyarakat Kuningan yang sedang merantau untuk tidak mudik, demi menjaga stabilitas kondisi kesehatan keluarga masing-masing. Karena menurutnya, tidak ada yang tahu siapa-siapa saja yang berpotensi menjadi carrier (pembawa, red). 

“Lebih baik antisipasi daripada mengobati, sehingga pada Hari Raya Idul Fitri maupun pasca Hari Raya Idul Fitri, tidak diharapkan adanya gejolak ekonomi dan kesehatan di Kabupaten Kuningan,” imbaunya lagi.

Sementara itu, Wabup HM Ridho Suganda SH MSi didampingi Dandim 0615/Kuningan Letkol Czi David Nainggolan ST, beserta rombongan, saat monitoring ke Toserba Yogya di Jalan RE Martadinata Cijoho dan Pasar Galuh Luragung, menanyakan harga bahan kebutuhan pokok kepada beberapa pedagang secara acak. Diketahui, satu pekan menjelang Idul Fitri, harga bahan pangan stabil dan ketersediaan mencukupi.

“Kami menanyakan langsung kepada pedagang, dan mereka menjawab belum ada kenaikan harga atau stabil seperti daging, minyak goreng, gula, bawang, sayur-sayuran dan beras. Alhamdulillah harganya stabil,” kata Wabup.

Disebutkan Wabup, berdasarkan keterangan pedagang, kenaikan harga akan terjadi pada daging sapi, yang saat ini Rp120 ribu, diperkirakan 4 hari menjelang lebaran akan mencapai Rp140 ribu.

“Insya Allah, ketersediaan bahan pokok untuk tiga bulan ke depan masih aman, karena arus distribusi barang masih lancar dan stabil, sehingga masyarakat jangan khawatir kekurangan bahan kebutuhan pokok untuk lebaran,” sebut Wabup Ridho.

Di lain tempat, Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi yang melakukan monitoring ke Pasar Baru dan Pasar Ciawigebang, menyampaikan, harga sembako ada dalam batas kenaikan yang wajar, dan ketersediaannya pun masih stabil.

“Alhamdulillah, menghadapi lebaran ini harga dan ketersediaan pasokan sembako sudah terjamin dengan baik. Dibanding dengan Ramadhan tahun kemarin, pedagang mengaku saat ini sudah mengalami peningkatan omset,” ujar Sekda.

Terkait penerapan protokol kesehatan, Sekda menyampaikan saat ini mayoritas sudah menggunakan masker. Ia lalu menghimbau kepada para pedagang dan pembeli yang melakukan transaksi jual beli, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saya pesan untuk tetap waspada dalam menghadapi Covid-19. Tetap menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.