Giliran Harga Cabai Merah Meroket

oleh -8 views
TAK TERKENDALI: Harga cabai merah pasar tradisional di Kabupaten Kuningan mencapai Rp65.000 per kilogram. Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN-Memasuki hari keempat Ramadan 2021, harga kebutuhan masyarakat terpantau masih tinggi. Bahkan, harga cabai merah terus meroket hingga mencapai Rp65.000 per kilogram.

Petugas Pemantau Harga dari Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkopdagperin) Arisman mengatakan, hanya dalam kurun waktu tiga hari harga cabai naik hingga Rp10.000. Dari sebelumnya Rp55.000 menjadi Rp65.000 per kilogram.

“Informasi dari pedagang, kenaikan harga cabai terjadi karena keterbatasan stok di tingkat bandar. Diduga, penyebabnya karena faktor cuaca yang masih curah hujan tinggi yang berdampak gagal panen,” ungkap Arisman kepada Radar, kemarin.

Kabar baiknya, beberapa barang kebutuhan masyarakat yang pada awal Ramadan sempat meroket kini berangsur turun. Sebut saja daging sapi yang sempat mencapai Rp140.000 per kilogram kini turun menjadi Rp130.000 dan daging ayam dari Rp43.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

“Tapi untuk telur ayam hingga saat ini masih tinggi, yaitu Rp24.500 dari harga normal di kisaran Rp21.500 per kilogram. Diduga kenaikan harga telur ini disebabkan karena ada program bansos dari pemerintah yang menyalurkan banyak telur untuk masyarakat, sehingga stok untuk pasar berkurang yang menyebabkan harganya jadi naik,” ungkap Arisman.

Sementara harga sayuran lain, Arisman mengatakan, hingga saat ini masih terpantau stabil. Seperti bawang merah dan bawang putih masih bertahan di harga Rp28.000 dan Rp27.000 per kilogram, kol Rp7.000, tomat Rp8.000 dan timun Rp4.000 per kilogram. Begitu juga untuk bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan terigu masih normal. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.