Giliran Anggota DPRD Divaksin Covid-19

oleh -158 views
DISUNTIK VAKSIN: Wakil Ketua DPRD Kuningan H Ujang Kosasih, saat dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 bersama puluhan anggota dewan lainnya, juga staf sekretariat dewan, Kamis (4/3). Foto : Mumuh Muhyiddin/Radar Kuningan

KUNINGAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuningan terus melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk sasaran pelayan publik. Kali ini, para anggota dewan pun tak luput dari sasaran vaksinasi lebih awal.

Kegiatan vaksinasi bagi para anggota dewan Kuningan ini dilaksanakan oleh tim medis dari Puskesmas Sindangagung. Vaksinasi dipusatkan di gedung DPRD Kuningan berlangsung tertib dan lancar, Kamis (4/3) pagi.

Tak hanya para anggota dewan, dalam waktu bersamaan vaksinasi juga dilakukan terhadap para pegawai Sekretariat DPRD, yang dikomandoi Sekretaris DPRD (Sekwan) HM Nurdijanto SH MSi. Namun belum seluruh anggota dewan dan staf Sekretariat DPRD divaksin kemarin.

Usai divaksin, Ketua DPRD Nuzul Rachdy SE menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di DPRD sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Dinkes Kuningan. Sebagian besar anggota dewan telah menjalani vaksinasi kemarin, sisanya menyusul.

“Hari ini pimpinan dan anggota DPRD dan jajaran Sekretariat, melaksanakan vaksinasi sesuai dengan jadwal yang sudah diagendakan sebelumnya. Alhamdulillah sebagian besar anggota dan Sekretariat DPRD melaksanakan vaksin, termasuk saya sendiri beserta istri saya tadi sudah melaksanakan vaksin,” kata Nuzul kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Menurut Nuzul, vaksinasi tersebut yang dirasakannya jauh dari bayangan sebagian orang. Karena ternyata setelah ia disuntik vaksin, sama sekali tidak ada efek. Bahkan rasanya pun hanya seperti digigit semut.  

“Saya merasakan sendiri, ya seperti digigit semut lah, tidak ada efek samping,” ujarnya.

Dengan dilaksanakannya program vaksinasi Covid-19 tersebut, pihaknya berharap semua masyarakat, khususnya di Kabupaten Kuningan yang nantinya sudah dilakukan vaksinasi secara merata, bisa memutus mata rantai dan memecahkan persoalan yang selama satu tahun ini dirasakan bersama.

“Kita ingin segera aktivitas kita di masyarakat bisa kembali normnal. Harapan saya, kemudian imbauan saya kepada masyarakat apabila sudah mendapat kesempatan untuk dilaksanakan vaksinasi, jangan ragu-ragu untuk segera vaksinasi,” imbau Nuzul.

“Tidak ada efek samping apa-apa. Jadi, kita harapkan vaksinasi ini bisa menjaga masyarakat dari Covid-19,” imbuhnya.

Ia menambahkan, saat launching vaksinasi beberapa bulan lalu, sempat ada pembatasan usia dari WHO, yakni usia 59 tahun ke atas tidak boleh divaksin. Tapi setelah itu, ada kebijakan lain yang ternyata vaksin ini boleh untuk semua usia, termasuk dirinya yang hampir berusia 60 tahun.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPRD HM Nurdijanto SH MSi menuturkan, vaksinasi di jajaran sekretariat dan para anggota DPRD dilaksanakan Dinkes melalui Puskesmas Sindangagung.

“Kebetulan hari ini sudah dijadwalkan dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Sindangagung, untuk jadwal vaksinasi di DPRD. Kami didaftarkan sebanyak 97 orang, terdiri dari anggota (DPRD) 50 orang dan sekretariat sisanya,” kata Ade, sapaan akrab sekwan.

Vaksinasi yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut, lanjut Ade, berjalan lancar. Sebenarnya, ia pun berharap vaksinasi di DPRD dapat dilaksanakan seluruhnya kemarin, mengingat akan ada vaksinasi kedua bagi yang sudah divaksin, pada 18 Maret mendatang.“Supaya nanti lebih maksimal kalau sudah 2 kali divaksin,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kuningan dr Hj Susi Lusiyanti MM melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr H Denny Mustafa menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi yang sedang berlangsung sejak beberapa hari ini, dilaksanakan di seluruh SKPD dan lembaga pemerintahan. Termasuk kemarin, dilaksanakan di sejumlah SKPD, salah satunya di DPRD Kuningan.

“Kita mengadakan di beberapa titik SKPD atau instansi pemerintah, salah satunya di DPRD Kuningan. Ini meliputi seluruh anggota DPRD dan juga seluruh staf atau pegawai Sekretaris Dewan, mulai dari Pak Sekwannya sampai ke staf di bawahnya. Dan semuanya divaksinasi hari ini (kemarin, red),” tutur dr Denny, seraya menyebut ada 104 terregistrasi, dan 13 di antaranya ditunda.

dr Denny kembali menerangkan, program vaksinasi tahap pertama sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu, dengan sasaran ribuan tenaga kesehatan di Kuningan. Sedangkan vaksinasi tahap kedua yang saat ini sedang berlangsung, menyasar para pelayan masyarakat.

“Pelayan publik ini dibagi menjadi sejumlah termin lagi, karena keterbatasan jumlah vaksin yang kita terima. Jadi, yang sekarang ini merupakan termin pertama dari tahap kedua,” terangnya.

Pihaknya menyebut, untuk tahap kedua vaksinasi ini baru mendapatkan 1.520 vial vaksin sinovac. 1 vial vaksin digunakan untuk 9 sampai 10 suntik, atau sasaran orang.

“Artinya, kita dari 1.520 vaksin itu, karena dua kali penyuntikan, jadi digunakan untuk sasaran sebanyak 6.840 sasaran. Itu sudah dijadwal, dan kita menargetkan 10 hari kerja vaksinasi termin pertama dari tahap kedua ini dilaksanakan,” sebutnya.

Dijelaskannya, saat ini ini bagi lansia (lanjut usia) sudah bisa divaksin, meskipun tidak semua. Di DPRD saja terdapat sejumlah lansia yang dilakukan vaksinasi. Bagi lansia, setelah divaksin pertama, kemudian akan dilakukan vaksinasi kedua setelah 28 hari sejak penyuntikan pertama. Hal itu karena antibody yang ditumbuhkan antara yang kurang dari 59 tahun dengan yang di atas 59 tahun berbeda.

“(Lansia) itu lebih lambat. Makanya dibutuhkan waktu yang lebih panjang untuk memberi kesempatan kepada tubuh yang lansia, untuk membentuk antibody melalui vaksin ini,” jelasnya.

Untuk vaksin tahap satu dan tahap dua, lanjut dr Denny, secara merek dan kandungan sebenarnya sama, karena sama-sama vaksin Sinovac. Hanya saja untuk kemasan ada perbedaan.

“Yang pertama yang untuk tenaga kesehatan itu, satu vial untuk satu orang. Sedangkan yang sekarang itu lebih masal lagi, jadi 1 vial untuk 9 sampai 10 orang. Pelaksanaan tahap 2 ini 10 hari kerja. Insya Allah nanti sampai tanggal 11 atau 12 Maret,” ,” ungkapnya. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.