, ,

Gara-gara bakar sampah di dapur, Rumah Warga Lebakwangi Terbakar

oleh -2 views
Rumah milik Rastini (65) di Desa/Kecamatan Lebakwangi kebakaran disebabkan oleh perilaku anaknya yang mengalami gangguan jiwa. FOTO: M TAUFIK/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Nasib malang dialami keluarga Rastini (65) warga Desa/Kecamatan Lebakwangi, yang harus kehilangan rumah akibat kebakaran yang disebabkan oleh perilaku anaknya yang mengalami gangguan jiwa.

Berdasarkan informasi dihimpun Radar Kuningan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada pukul 04.00 WIB. Salah satu tetangga Rastini bernama Nana Julian yang pertama melihat kobaran api sudah membesar dari arah belakang rumah. Seketika Nana yang juga pejabat sekretaris desa setempat berteriak membangunkan pemilik rumah dan meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api.

Setelah hampir setengah jam upaya warga memadamkan api, namun kebakaran semakin merajalela merembet ke seluruh bagian rumah. Baru setelah itu salah satu warga menghubungi kantor UPT Damkar Kuningan meminta bantuan pemadaman.

Sekitar 15 menit kemudian, satu unti kendaraan Damkar tiba di lokasi dan mendapati api sudah memenuhi seluruh bangunan rumah. Tak ada barang berharga yang bisa diselamatkan dari kebakaran tersebut, sehingga pemilik rumah harus menderita kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Upaya petugas Damkar memadamkan api dibantu warga sekitar dan anggota Polsek Lebakwangi pun akhirnya membuahkan hasil. Akhirnya api dinyatakan padam pada pukul 06.00 WIB. “Dari keterangan pemilik rumah, diduga penyebab kebakaran akibat perbuatan salah satu anaknya yang mengalami gangguan jiwa membakar sampah di belakang rumah. Rupanya api membesar hingga membakar perabotan di sekitarnya dan akhirnya merembet ke atap dan semuanya hingga ludes seperti ini,” ungkap Plt Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi Mufti.

Akibat kebakaran tersebut, Khadafi mengatakan, seluruh bangunan rumah habis jadi arang termasuk perabotan di dalamnya seperti kulkas, lemari, ranjang hingga surat-surat berharga. Total kerugian yang dialami Rastini, kata Khadafi, ditaksir mencapai Rp 160 juta. (fik)

No More Posts Available.

No more pages to load.