Evakuasi Casmi Dramatis

oleh -6 views
PADAMKAN: Warga menyaksikan proses pemadaman rumah Casmi yang terbakar diduga akibat korsleting, Rabu (23/9).

KUNINGAN – Kebakaran akibat korsleting listrik kembali terjadi. Kali ini menimpa sebuah rumah yang ditempati Casmi (60) di Desa Dukuh Lor, Kecamatan Sindangagung, Rabu (23/9) pagi sekitar pukul 6.00 WIB.  Separuh bangunan dan isinya ludes jadi arang.

Berdasarkan informasi dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh salah satu tetangga Casmi yang bernama Jojo (45) saat keluar rumah dia terkejut melihat api sudah membakar separuh atap rumah Casmi.

Jojo pun langsung berteriak kebakaran memanggil warga lain untuk membantu memadamkan api. Seketika warga pun berhamburan mendatangi rumah Casmi untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya. Sebagian warga lain langsung masuk ke dalam rumah untuk membantu nenek Casmi keluar rumah sebelum api semakin membesar. Ada pula yang membantu mengeluarkan perabotan rumah tangga agar tidak sampai ikut terbakar.

Sambil berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, salah satu warga lain berinisiatif menghubungi kantor Damkar Kuningan untuk meminta bantuan pemadaman. Sekitar 10 menit kemudian, satu unit kendaraan Damkar tiba di lokasi dan petugas langsung menyemprotkan air ke titik api.

Lokasi kebakaran yang berada di pemukiman padat sempat membuat petugas kesulitan memadamkan api. Namun kegigihan petugas dibantu warga dan perangkat desa serta anggota Koramil dan Polsek Garawangi memadamkan api, akhirnya kebakaran pun bisa dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB.

“Beruntung warga langsung melaporkan kejadian ini kepada kami sehingga penanganan bisa cepat dilakukan sebelum api melahap seluruh bangunan. Api menghanguskan separuh bangunan, dan yang paling parah bagian atap,” ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan Mh Khadafi Mufti kepada Radar.

Khadafi menambahkan, kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut menghanguskan separuh bangunan rumah termasuk perabotan seperti televisi, ranjang, lemari dan lain-lain. Total kerugian yang diderita pemilik rumah, Khadafi memprediksi mencapai Rp80 juta lebih.

“Beruntung penghuni rumah berhasil ditolong warga sehingga kebakaran ini tidak sampai merenggut korban jiwa. Akibat kebakaran ini, penghuni rumah kini mengungsi ke rumah saudaranya,” ujar Khadafi.

Atas kejadian ini, Khadafi berharap bisa menjadi pelajaran untuk semua untuk berhati-hati dan waspada terhadap segala hal yang dapat berpotensi menyebabkan kebakaran. Pastikan kompor atau tungku yang sudah dipakai memasak dalam keadaan mati, juga instalasi listrik jika ada kerusakan segera perbaiki.

“Juga untuk perangkat desa agar menyediakan sarana penanganan kebakaran portabel atau alat pemadam api ringan (APAR). Ini sebagai penanganan dini sebelum api membesar sehingga kerugian materil bisa diminamilkan,” imbau Khadafi. (fik)

No More Posts Available.

No more pages to load.