DPP PAN Pilih Uba atau Udin?

oleh -26 views
TUNGGU DPP: Salah seorang formatur, Raka Maulana Wijaya mengaku, tidak tahu siapa calon terkuat dari lima orang formatur yang ada.

KUNINGAN–Usai terpilihnya lima orang formatur, hingga kini belum dipastikan siapa ketua terpilih untuk memimpin PAN Kuningan. Hanya saja, satu dari lima orang itu yang paling berpeluang adalah H Uba Sobari.

Sebab beredar kabar, beberapa orang formatur sudah menyepakati untuk memilih H Uba Sobari sebagai ketua partai. Hal ini pun menjadi sinyal kuat, jika kepemimpinan H Udin Kusnedi akan digantikan oleh wajah baru.

Saat dikonfirmasi kepada salah seorang formatur, Raka Maulana Wijaya mengaku, tidak tahu siapa calon terkuat dari lima orang formatur yang ada. Namun yang pasti, dari lima orang itu telah mengerucut kepada dua nama yakni H Udin dan H Uba.

“Iya betul memang mengerucut kepada nama H Uba Sobari dan H Udin Kusnedi. Pokoknya Ketua DPD nanti itu diambil dari 5 orang formatur terpilih, inisialnya nama depan U,” kata Raka kepada awak media, kemarin (7/4).

Raka yang menjabat sebagai Ketua BM PAN Kuningan ini menyebut, sejak pelaksanaan musda ini memang sudah berjalan 2 bulan lebih. Namun tanggal berapa kepastian SK DPP PAN akan turun, Ia belum bisa menjawabnya.

“Kalau SK informasinya dalam waktu dekat akan diputuskan oleh DPP PAN. Jadi SK itu sudah ditandatangani oleh DPP PAN, kepastian tanggal berapa saya tidak bisa memastikan, tapi yang jelas sebelum memasuki bulan suci Ramadan SK itu turun,” ujar Caleg PAN peraih suara terbanyak kedua di internal partai saat Pileg 2019.

Saat kembali ditanya siapa di antara dua nama tersebut yang paling kuat, Ia tidak bisa memastikan secara gamblang. Sebab keduanya merupakan kader terbaik partai, dan semua formatur yang ada bisa legawa menerima keputusan partai.

“Kalau kita ya sudah fatsun terhadap partai, sudah menjadi kewajiban dan keharusan apapun keputusan DPP PAN kita harus fatsun terhadap kebijakan Ketum Zulkifli Hasan. Kalau terpecah menjadi dua kubu tidak mungkin, karena sejak awal kita sudah membuat pakta integritas,” tegasnya.

Dirinya meyakini, semua kader partai khususnya lima orang formatur sudah dewasa dalam berpolitik. Sehingga akan legawa menerima keputusan partai, karena semuanya demi kebesaran dan kemajuan partai.

“Kita bersama-sama ingin membesarkan partai, semoga bisa lebih baik saat pilkada dan pileg mendatang,” ucapnya.

Secara pribadi, dirinya melihat sosok H Udin dan H Uba merupakan kader-kader terbaik partai. Kedua memiliki potensi ke depan untuk membesarkan dan memajukan partai di Kabupaten Kuningan.

“Jadi tidak masalah siapa pun dari kedua nama ini yang terpilih, sebab saya sudah hampir 8 tahun menjadi kader PAN di Kuningan. Tentu harapan besar saya secara pribadi, adanya musda ini menjadi momentum untuk membawa partai ke depan lebih baik, lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Saat ditanya kepastian kapan tepatnya SK DPP PAN akan turun, Ia hanya memastikan sebelum bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah, yakni beberapa hari ke depan.

“Kalau kepastian tanggal berapa, saya tidak bisa memastikan. Tapi yang jelas sebelum memasuki bulan suci Ramadan, SK itu turun. Insya Allah, nanti teknisnya kita belum tahu, apakah akan diundang ke DPP atau melalui DPW. Yang jelas kita tunggu saja dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Sementara itu, sejak beberapa hari lalu, muncul juga rumor bahwa DPP PAN tidak akan memberikan SK Ketua DPD PAN Kuningan, baik kepada Uba maupun Udin. Justru untuk Ketua DPD PAN akan diberikan kepada kader lain selain Udin dan Uba, untuk menghindari konflik internal DPD PAN antara kubu Udin dan Uba.

Namun kabar tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan, karena baru sebatas rumor. Belum ada pihak DPW maupun DPP PAN yang dapat menjelaskan hasil dari Musda PAN Kuningan, apakah DPP akan memberi tugas kepada Udin, atau kepada Uba, atau kepada kader yang lain, baik yang masuk dalam formatur maupun di luar formatur. (ags/muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *