Dewan “Jalan-Jalan” ke Bandung, Ngapain?

oleh -15 views
DPRD Kuningan
Para anggota DPRD Kuningan sesaat sebelum bertolak ke Bandung menggunakan bus pariwisata untuk mengikuti bimtek, Jumat (17/1). FOTO:MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Akhir pekan ini, para pimpinan dan anggota DPRD Kuningan akan berada di Bandung untuk “jalan-jalan” selama tiga hari Jumat-Minggu (17-19/1). Namun “jalan-jalan” para anggota dewan ini bukan sembarang jalan-jalan, melainkan mereka akan melaksanakan kegiatan bimbingan teknis terkait tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kedewanan.

Para wakil rakyat ini bertolak menuju Bandung menggunakan satu unit bus pariwisata usai salat Jum’at kemarin (17/1). Tak sedikit di antaranya berangkat ke Bandung menggunakan kendaraan pribadi. Ketua Fraksi PDIP DPRD Kuningan Dede Sembada, membenarkan keberangkatan para anggota dewan ke Bandung itu untuk mengikuti kegiatan bimtek selama tiga hari. “Iya kita akan ke Bandung untuk melaksanakan bimtek. Intinya supaya kita bisa menguasai bidang legislasi, budgeting dan pengawasan. Dari dulu bimtek sudah ada,” kata Desem, sapaannya.

Ditanya apakah dewan belum memahami dari bimtek-bimtek sebelumnya, Desem mengatakan peningkatan kapasitas itu merupakan hak dewan yang dijamin oleh Peraturan Perundang-Undangan. Bimtek anggota dewan menurutnya, dilakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas anggota dewan. “Bimtek ini dalam rangka peningkatan kapasitas kita. Sebagai tupoksi kita, ya dengan melaksanakan peningkatan kapasitas ini,” ujarnya.

Dari kegiatan bimtek ini, lanjut mantan Plt Bupati Kuningan tersebut, diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih bagi para anggota dewan dalam melaksanakan tiga tupoksinya, yakni budgeting (penganggaran, red), legislasi, dan pengawasan.

Outcome-nya berarti dewan-dewan di kabupaten ini mampu tupoksi kedewanan, yaitu fungsi budgeting, legislasi, dan pengawasan. Kegiatan bimtek ini dilaksanakan tiga hari di salah satu hotel di Bandung,” pungkas Desem seraya menuju bus pariwisata bersama rekan-rekannya sesama anggota dewan Kuningan menuju Bandung.

Sementara itu, kritikan pun langsung menghujam DPRD dari pengamat politik, Sujarwo BA alias Mang Ewo. Ia mengaku heran karena kegiatan bimtek kerap kali dilaksanakan, padahal ia meyakini materi-materi yang disampaikan tidak akan berbeda dengan bimtek-bimtek sebelumnya.

“Sering banget (anggota dewan, red) bimtek. Materinya saya yakin sama, itu-itu saja. Kenapa nggak bisa bimtek untuk yang anggota baru saja, yang lama sudah pasti paham betul apalagi yang sudah dua periode sampai empat periode,” kata Mang Ewo. (muh)

No More Posts Available.

No more pages to load.