Desa Cibingbin Longsor, Lima Rumah Terancam

oleh -17 views
CEGAH SUSULAN: Petugas BPBD Kabupaten Kuningan didampingi anggota Koramil Cibingbin melakukan assessement musibah tanah longsor di Desa Cibingbin, kemarin.

KUNINGAN – Hujan yang turun merata di wilayah Kabupaten Kuningan pada Selasa (14/9) kemarin ternyata menimbulkan tanah longsor di Desa/Kecamatan Cibingbin. Imbas longsor, lima rumah warga terancam ambruk.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan, bencana tanah longsor tersebut terjadi di Dusun Puhu, Desa Cibingbin pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB. Hujan yang turun cukup lebat sejak Selasa dini hari menyebabkan lapisan tanah 50 meter ambruk menimpa lapangan bola di bawahnya.

“Beruntung lima rumah di atasnya tidak sampai ikut terbawa longsor. Namun kondisinya kini cukup membahayakan, sehingga perlu penanganan lanjutan agar tidak ambrol apabila hujan kembali turun,” ungkap Ibe panggilan akrab Kalak BPBD.

Ibe menambahkan, bencana tanah longsor yang mengancam lima rumah warga di Desa Cibingbin tersebut telah mendapat penanganan dari warga bersama perangkat desa serta aparat dari Polsek dan Koramil setempat. Tim BPBD Kabupaten Kuningan pun telah meninjau langsung ke lokasi untuk melakukan assesement dan menyalurkan bantuan logistik yang dibutuhkan.

“Untuk tindakan darurat sementara, sudah dilakukan pemasangan cerucuk bambu di lokasi untuk mencegah terjadi longsor susulan yang bisa berakibat fatal. Untuk penanganan selanjutnya, kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penyediaan material pembangunan tembok penahan tebing,” ungkap Ibe.

Atas kejadian tersebut, Ibe mengajak masyarakat untuk kembali waspada menghadapi musim hujan dan berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi. Seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang yang bisa saja terjadi tanpa diduga-duga.

“Prediksi BMKG musim penghujan tahun ini datang lebih cepat, terbukti kemarin hujan sudah turun dan hampir merata di berbagai daerah. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap berbagai bencana yang mungkin terjadi pada masa peralihan musim ini dengan memperhatikan kondisi lingkungan di sekitarnya. Jangan lupa untuk membersihkan saluran air dari sampah yang bisa menimbulkan banjir, atau jika melihat ada retakan tanah di daerah berbukit untuk segera mengantisipasi agar tidak sampai terjadi longsor,” imbaunya. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.