Corona Melonjak, BOR RS Nyaris Penuh

oleh -29 views
NYARIS PENUH: Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit Kabupaten Kuningan nyaris penuh. Dari 12 rumah sakit yang ada, hanya dua rumah sakit yang menyisakan beberapa ketersediaan tempat tidur pasien.

KUNINGAN – Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit Kabupaten Kuningan nyaris penuh. Sebab dari 12 rumah sakit yang ada, hanya dua rumah sakit yang menyisakan beberapa ketersediaan tempat tidur pasien.

Berdasarkan data yang diterima dari Crisis Center Covid-19 Kuningan, dari 12 rumah sakit di Kuningan memiliki total sebanyak 363 tempat tidur pasien. Saat ini sebanyak 347 tempat tidur pasien sudah terisi, sehingga hanya menyisakan 16 tempat saja.

Kondisi ini disebabkan, makin naiknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kuningan. Sebab hanya kurun waktu lima hari terakhir ini, penambahan kasus positif aktif mencapai 1.309 orang.

“Iya betul dalam kurun waktu periode 1-5 Juli 2021, penambahan kasus positif aktif mencapai 1.309 orang. Sedangkan dalam satu bulan kemarin, penambahan kasusnya sebanyak 3.147 orang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana SSTP MSi dalam keterangan persnya, kemarin (5/7).

Kondisi sekarang, kata Indra, jumlah kasusnya total tembus sebanyak 10.535 orang. Namun ada sebanyak 7.167 orang sudah dinyatakan sembuh, kenaikan 87 orang sembuh dalam satu hari ini.

“Kemudian kasus kematian akibat positif Covid-19 mencapai 323 orang. Saat ini masih menyisakan 3.045 orang yang menjalani isolasi atau kasus positif aktif,” terangnya.

Terkait keterisian tempat tidur pasien, lanjutnya, berdasarkan update pada Minggu malam tercatat ada 347 kamar sudah terisi. Sedangkan totalnya ada sebanyak 363 tempat tidur pasien.

“Jika melihat data dari 12 rumah sakit di Kabupaten Kuningan, total keterisian tempat tidur mencapai 347 dari 363 tempat tidur. Jadi hanya tersisa sebanyak 16 tempat tidur saja, itu pun hanya ada di dua rumah sakit saja, sementara 10 rumah sakit yang lain penuh,” ungkapnya.

Makin melonjaknya kasus corona, membuat pemerintah daerah menerapkan sejumlah kebijakan mulai dari jam malam hingga PPKM Darurat. Adanya upaya pembatasan kegiatan masyarakat dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Termasuk melaunching pusat isolasi terpadu yang diperuntukan bagi pasien Covid-19. Tempat isolasi ini berada di Gedung Pusdiklat BKPSDM Kabupaten Kuningan.

Upaya lain yang dilakukan Satgas Covid-19 yakni operasi yustisi hingga penyemprotan cairan disinfektan di beberapa wilayah. Bahkan dalam satu hari saja, penyemprotan disinfektan pernah menyasar ke 10 wilayah berbeda.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.