Berprestasi di Tingkat Nasional, Ridwan Kamil Apresiasi Desa Cibulan

oleh -7 views
Kades Cibulan Iwan Gunawan menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil karena membawa desa berprestasi di tingkat nasional, saat peringatan Harjad ke-74 Jawa Barat di Gasibu, Bandung, Senin (19/8). Foto: Istimewa

KUNINGAN – Setelah berhasil meraih juara 1 Lomba Desa Tingkat Jawa Barat dan juara harapan II Lomba Desa Tingkat Nasional 2019, Pemerintah Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, mendapat apresiasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Apresiasi itu disampaikan pada acara peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Jawa Barat, di Lapang Gasibu Bandung, Senin (19/8).

Gubernur Ridwan Kamil mengapresiasi hal itu, karena Pemerintah Desa Cibulan telah mampu melakukan inovasi. Satu di antaranya menyulap lahan bekas galian pasir atau galian C menjadi lahan pertanian kacang kedelai.

Pada kesempatan tersebut, Ridwan Kamil berkenan menyerahkan trofi dan piagam kepada Bupati Kuningan Acep Purnama. Pemerintah Desa Cibulan mendapat hadiah sebesar Rp 100 juta atas diraihnya prestasi tersebut.

Sementara itu, Bupati Acep Purnama mengucapkan terima kasih khususnya kepada Gubernur Jawa Barat atas apresiasi serta dukungannya sehingga bisa mengantarkan Desa Cibulan meraih juara harapan II di tingkat nasional.

“Atas nama pemerintah daerah saya menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut andil bagian mengantarkan Desa Cibulan menjadi juara,” kata bupati.

Acep berharap prestasi yang diraih Pemerintah Desa Cibulan mampu menjadi daya pendorong bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Kuningan untuk melakukan langkah inovasi atau terobosan baru. Tidak lain, dalam rangka memajukan desanya pada berbagai aspek pembangunan.

Sebelumnya, Desa Cibulan terpilih sebagai juara I Lomba Desa Tingkat Jawa Barat Tahun 2019. Hal itu menjadi kebanggaan bukan hanya bagi pemerintah dan masyarakat Desa Cibulan, melainkan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kuningan.

“Saya menghaturkan terima kasih kepada masyarakat, perangkat desa, muspika serta jajaran pemerintah daerah yang telah banyak mendukung sehingga desa kami bisa meraih juara di tingkat Jawa Barat,” kata Kepala Desa Cibulan, Iwan Gunawan.

Menurut Iwan, meraih juara sebenarnya bukan tujuan utama karena yang paling penting adalah meningkatkan kesejahteraan masayarakat. Meski begitu, dengan diraihnya prestasi itu menjadi daya dorong semangat untuk terus melakukan inovasi pemberdayaan masyarakat guna terwujudnya Desa Cibulan Bersih, Sehat, Indah, Agamis dan Raharja (Bersinar) Tahun 2023.

Ia menjelaskan, ada beberapa program strategis yang dilakukan Pemerintah Desa Cibulan yang menyangkut bidang pelayanan publik. Beberapa di antaranya E-Goverment Desa Berbasis Teknologi Informasi, Pemberdayaan dan Peran Serta Masyarakat, Inovasi Pemerintahan, Kesehatan Masyarakat dan Peningkatan Daya Saing Desa.

Dalam bidang peningkatan pelayanan publik, kata Iwan, Pemdes Cibulan menyikapi beberapa permasalahan di antaranya masih adanya kebiasaan yang meminta pelayanan di luar jam kerja. Keengganan warga masyarakat wajib KTP khususnya usia pemula untuk membuat KTP.

Untuk menghadapi persoalan tersebut, Pemerintah Desa Cibulan melakukan inovasi. Di antaranya melalui pelayanan optimal dengan menerapkan Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dikelola oleh kepala urusan umum. Kemudian jemput bola pembuatan KTP bagi pemula dengan cara pemerian surat pemberitahuan melalui kepala dusun masing-masing.

Penerapan sistem tersebut mengacu kepada Perdes Cibulan Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Selain itu, untuk meningkatkan kinerja dan dampak pelayanan terhadap masyarakat Pemerintah Desa Cibulan memberikan penghargaan kepada perangkat meliputi staf, kadus anggota linmas, PKK, pos yandu UP2K serta dusun terbaik.

Sementara, dalam peningkatan pelayanan ketenagakerjaan, Pemerintah Desa Cibulan telah memberikan perlindungan melalui BPJS ketenagakerjaan. Ada 17 RT dan 5 RW yang terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Begitu pula dalam pelayanan informasi. Desa yang berjarak 25 KM sebelah timur dari pusat Kabupaten Kuningan, itu telah menerapkan E-Goverment Desa Berbasis Teknologi Informasi.

“Upaya itu diawali dengan pemasangan fasilitas internet atau wifi, Hotspot Gratis serta melengkapi sarana informasi melalui website,” pungkas Iwan. (muh)

No More Posts Available.

No more pages to load.