Berdayakan Perempuan lewat Pertanian

oleh -152 views
Peran perempuan tak hanya mengurus rumah tangga, melainkan dapat diberdayakan melalui budidaya pertanian. FOTO: IST/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN–Peran perempuan tak hanya mengurus rumah tangga, melainkan dapat diberdayakan melalui budidaya pertanian. Bisa menanam berbagai macam bibit perkebunan seperti cabai, tomat, serta jenis sayuran lainnya.

Hal itu menjadi salah satu program yang dicetuskan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yakni melalui Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta). Salah satunya yakni yang dilakukan kader PKK di Desa Jambar Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kuningan Hj Ika Acep Purnama menyempatkan diri berkunjung ke perkebunan yang digarap kader PKK. Ika tak sendiri, melainkan ditemani Wakil Ketua TP PKK Hj Yuana Ridho Suganda.

Saat di perkebunan, Ika tak segan untuk membantu para kader PKK Desa Jambar. Ia bersama ibu-ibu yang lain melakukan aktivitas mengemas tanah ke dalam polybag. “Ini menjadi salah satu tujuan dari program Sekoper Cinta, bagaimana membuat ibu-ibu di sini memiliki aktivitas yang bermanfaat. Salah satunya dengan cara berkebun, menanam sayur-sayuran yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Ketua TP PKK Kuningan Hj Ika Acep Purnama saat memberikan keterangan persnya, Rabu (16/10).

Menurutnya, program Sekoper Cinta merupakan wadah bagi perempuan Jawa Barat untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup kaum Hawa. “Sekoper Cinta merupakan upaya pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan kesetaraan peran, akses, partisipasi, kontrol dan manfaat antara perempuan dan laki-laki di semua bidang. Saya berharap, walaupun lomba Sekoper Cinta sudah dilaksanakan, semoga gotong royong, kekompakan, dan kebersamaan dengan masyarakat harus tetap dilaksanakan dan diteruskan,” ungkapnya.

Salah seorang warga setempat, Rina (47) mengaku, sangat senang dapat mengenal dan mengikuti program Sekoper Cinta. Semenjak ada Sekoper Cinta menjadikan perempuan lebih mandiri, sekaligus mendapatkan ilmu dan menjadikan silaturahmi antar warga.

Alhamdulillah para suami juga sangat mendukung. Yang paling dirasakan manfaatnya adalah bisa bersilaturahmi dengan ibu-ibu dari dusun ke dusun, atau dari RT ke RT jadi bisa saling mengenal,” tutupnya. (ags)

No More Posts Available.

No more pages to load.