Baru Pacaran 6 Bulan Diputusin, Tak Terima, Pemuda Ini Tega Pukuli Mantan Pacar di Dalam Mobil

oleh -77 views
Korban-penganiayaan-lapor-polisi-radartasikmalaya
Korban penganiayaan mantan pacar (kanan) saat melapor ke Polresta Tasik, Kamis (28/1/2021) siang. Foto: Rezza Rizaldi/radartasikmalaya.com

SAKIT hati dan cemburu buta benar-benar bisa bikin seseorang kalap. Seperti yang menimpa seorang wanita asal Tundagan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Wanita berinisial P berusia 29 tahun itu dianiaya mantan pacarnya kemudian dicampakkan di pasar. Peristiwa ini terjadi Senin 25 Januari lalu. S (27) mantan pacar korban diduga cemburu dan sakit hati ketika P memutuskan hubungan mereka.

Dilaporkan radartasikmalaya.com, penganiayaan itu terjadi ketika P menemui mantan pacarnya itu di Jalan Djuanda, Rancabango, Tasikmalaya. P dijemput S yang mengendarai sebuah mobil.

Baca juga:

Rekaman Suara Wakil Ketua DPRD Kepergok Selingkuh, Dihadang Istri

Polisi Ringkus 14 Tersangka Kejahatan di Wilayah Hukum Polresta Cirebon

Di dalam mobil tersebut S menanyakan mengapa P memutuskan ikatan cintanya. Sebelum P memberikan jawaban, tindakan kekerasan itu pun terjadi. S yang tidak bisa lagi membendung emosinya langsung mendaratkan bogem mentah ke wajah P.

“Cemburu pas mau diputusin karena pernah melihat saya sedang jalan dengan teman. Tapi tetap saja saya dianiaya,” ujar korban saat melapor ke Polresta Tasikmalaya, Kamis (28/01) siang.

Akibat dari pukulan mantan pacarnya itu, korban menderita luka memar di beberapa bagian wajah. Yaitu mata kiri, mata kanan, pipi sebelah kanan, kening sebelah kiri, bahkan hingga bagian dada sebelah kanan dan punggung.

P melapor ke polisi didampingi Agus, kakaknya. Agus mengaku kaget mendapati adiknya babak belur usai dihajar mantan pacar. “Jadi saya tahu dari bapak saya, bahwa adik saya putus sama pacarnya lalu ketemu terakhir kali di Rancabango untuk pamitan,” tuturnya.

“Pas pulang di jalan adik saya ditelepon pacarnya lalu ditampar dan dimasukin ke dalam mobil. Di mobil dipukul beberapa kali, kepalanya dibenturin ke lantai mobil supaya tak tahu jalan dan kekerasan lainnya,” sambungnya.

Baca juga:

PSBB Kota Cirebon, CFD Stadion Bima dan Pasar Malam Ditiadakan

PSBB Proporsional Kota Cirebon, Rumah Makan sampai Jam 8 Malam

Agus menambahkan, setelah dipukuli di dalam mobil, adiknya diturunkan begitu saja di Pasar Cikurubuk kemudian pulang sendiri naik angkutan umum.

“Usai dianiaya itu, adik saya sempat dilemparin turun dari mobil di Pasar Cikurubuk dengan kondisi muka memar-memar lalu pulang naik angkutan umum ke rumah,” jelasnya.

Menurut Agus pelaku penganiayaan itu mantan pacar adiknya berinisial S, warga Karangnunggal. “Pacarannya kurang lebih 6 bulan. Katanya dia (terduga pelaku, Red) residivis kasus curanmor 3 kali,” jelasnya. (*/radartasikmalaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.