Bakda Duhur Salat Istisqa, Bakda Asar Hujan

oleh -157 views
Ribuan santri bersama civitas akademika Yayasan HK, menggelar Salat Istisqo di lapangan basket pondok setempat. FOTO:MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Bakda Duhur, ribuan santri bersama pengajar Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HK) melaksanakan Salat Istisqo di lapangan basket setempat, Selasa (15/10).

Mudir Mahad HK, KH Mu’tamad Lc MPd Al Hafidz menjadi imam. Sebelum salat, Kiai Mu’tamad sedikit menjelaskan tata cara Salat Istisqo kepada para jamaah. “Salat Istisqo mirip dengan Salat Idul Fitri,” katanya seraya menyebut sebelum Salat Istisqo, para santri dan pengajar telah melaksanakan puasa sunah tiga hari (puasa ayamul bidh).

Setelah Salat Istisqo, dilanjutkan dengan khutbah oleh Dr KH Alfan Syafii Lc MPdI. Dalam khutbahnya, ia mengutip pernyataan BPBP Jabar, bahwa kemarau menyebabkan 374 desa yang tersebar di 20 kabupaten di Jabar mengalami kekeringan. Juga masyarakat kesulitan air bersih dan 20 ribu hektare lahan pertanian kekeringan.

Untuk skala Kuningan, menurut Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin menyebutkan per-17 September atau sebulan lalu, ada empat desa yang kekurangan air bersih, yakni Desa Simpayjaya dan Sukasari Kecamatan Karangkancana, serta Desa Cileuya Kecamatan Cimahi. Belum lagi luas lahan yang terbakar diperkirakan 343 hektare.

Oleh karena itu, jelas KH Alfan Syafi’i Lc MPdI, Civitas Akademika Yayasan Husnul Khotimah menyelenggarakan Salat Istisqo yang sebelumnya didahului dengan puasa sunah 3 hari. “Saat ini kami berkumpul di lapangan terbuka memohon pertolongan-Mu, mengakui akan kelemahan kami dan membuktikan ketergantungan kami kepada-Mu ya Rabb,” kata Alfan.

Kepada Allah SWT, kata dia, manusia yang beriman mengakui dan menyadari akan kesalahan dan keterbatasan dalam beribadah, kurang bersyukur dan kurang bersabar dalam menjalani takdir Allah SWT.

“Ya Allah, turunkan bagi kami hujan, turunkan bagi kami hujan, turunkan bagi kami hujan yang menyuburkan, mensejahterakan, bermanfaat, mengalir merata dan terus menerus kebaikannya bagi negeri dan penghuninya,” pintanya.

Diharapkan Allah SWT menurunkan hujan pada pegunungan, sawah ladang dan danau-danau. Dengan beristighfar kepada Allah SWT, sebut Alfan, sesungguhnya Allah SWT penerima ampun. “Ya Allah tumbuhkan bagi kami tanaman, suburkanlah susu-susu ternak kami, turunkanlah hujan dari keberkahan langit dan tumbuhkanlah tanaman dari keberkahan bumi,” tuturnya.

Sementara itu, suasana Salat Istisqo sangat syahdu, mulai dari Salat Istisqo dengan imam hafizh Quran yang bacaannya merdu, ditambah doa yang hadir dari ketulusan hati, sehingga banyak jamaah yang menitikan air mata.

Subhanallah setelah Asar hujan turun membasahi bumi walau hanya gerimis. Mudah-mudahan Allah SWT mengijabah doa kami. Menurut pantauan kami dig rup-grup WA, gerimis turun di sekitaran Manis Kidul,  Jalaksana, Cilimus sampai Caracas,” ujar Kepala Divisi Humas dan Dakwah HK H Sanwani SH. (muh)

No More Posts Available.

No more pages to load.