Acep Ajak Warga Bersabar Selama PPKM Darurat

oleh -12 views
AJAK BERSABAR: Bupati H Acep Purnama SH MH mengajak, agar masyarakat lebih bersabar dan menahan diri selama PPKM Darurat.

KUNINGAN – Adanya pembatasan-pembatasan akibat PPKM Darurat membuat banyak warga merasa kesulitan dalam berusaha. Bahkan tak sedikit pula yang harusnya bekerja, sementara waktu dirumahkan karena aturan WFH dan WFO.

Atas kondisi ini, Bupati H Acep Purnama SH MH mengajak, agar masyarakat lebih bersabar dan menahan diri selama PPKM Darurat. Kebijakan yang diputuskan oleh pemerintah, semata-mata demi kebaikan bersama dalam menekan angka penyebaran kasus Covid-19.

“Saya mohon kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada seluruh yang berdagang baik toko, pedagang kaki lima dan rumah makan untuk sementara kita bersama-sama sabar untuk melaksanakan PPKM Darurat. Paling tidak setelah jam 2 siang, tidak lagi ada aktivitas untuk berjualan sehingga tidak terkena operasi yustisi termasuk teguran, peringatan sampai dengan penindakan,” kata Bupati Acep.

Menurutnya, operasi yustisi penegakan pemberlakuan PPKM Darurat di Kuningan bertujuan untuk memberikan kesadaran dan penyadaran kepada masyarakat, dalam pemberhentian kegiatan yang tidak terlalu penting. Namun bagi petugas di lapangan, agar melaksanakan operasi yustisi dengan mengedepankan sikap humanis dan wibawa serta tetap dalam jalur koordinasi.

“Allhamdulillah hasil pemantauan, saya melihat ini cukup berhasil namun tetap di beberapa titik masih ada yang lengah. Kemudian bagi para pedagang pada jam 2 siang sudah tidak ada aktivitas lagi transaksi secara langsung, terkecuali dari itu masih diizinkan untuk berjualan dengan sistem take away tetapi tidak di pinggir jalan secara terbuka,” ungkapnya.

Sekali lagi, Ia mengimbau agar semua pihak tetap dapat bersabar dan mengikuti anjuran yang ditetapkan pemerintah. Sebab kebijakan tersebut sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Mari kita disiplinkan diri kita dengan mengikuti anjuran yang telah ditetapkan pemerintah. Karena ini merupakan salah satu cara untuk memutuskan penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Sementara berdasarkan data Crisis Center Covid-19 Kuningan pada Minggu (18/7), tercatat total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 12.347 orang. Ada kenaikan sebanyak 57 kasus dari hari sebelumnya dengan total 12.290 orang.

Sejauh ini, ada sebanyak 9.518 orang sudah dinyatakan sembuh dari positif aktif. Dalam sehari kemarin, pasien sembuh ada penambahan sebanyak 533 orang.

Namun untuk kasus kematian, tercatat ada total 493 orang dinyatakan meninggal dunia akibat positif Covid-19, sedangkan kasus positif aktif kini totalnya masih 2.336 orang.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.