786 Personel Amankan Operasi Ketupat 2021

oleh -6 views
SIAP BERTUGAS: Giat apel Gelar Pasukan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di halaman Mapolres Kuningan, Rabu (5/5) pagi. Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Sebanyak 786 personel gabungan Polri, TNI, Satpol PP dan instansi terkait siap mengamankan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2021 yang digelar 6 hingga 17 Mei mendatang.Kesiapan personel tersebut ditunjukkan dalam giat apel Gelar Pasukan Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di halaman Mapolres, Rabu (5/5) pagi.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung Bupati Kuningan Acep Purnama dan dihadiri seluruh pejabat Forkopimda yakni Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Dandim Letkol Czi David Nainggolan, Kajari L Tedjo Sunarno, Kepala Pengadilan, Kepala BNN, Kalak BPBD dan pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Acep menyampaikan apresiasi sekaligus motivasi kepada seluruh pasukan yang bakal diterjunkan dalam pelaksanaan operasi Ketupat Lodaya tahun ini yang masih dalam suasana pandemi Covid-19. Acep berpesan kepada para petugas untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam melaksanakan tugasnya mengingat peningkatan aktivitas masyarakat yang terjadi pada saat hari raya Idul Fitri kali ini sangat berpotensi menimbulkan pelanggaran protokol kesehatan covid-19.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polres Kuningan dan Kodim serta instansi terkait yang telah bertindak cepat melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama sepekan kemarin melakukan penyekatan dan penjagaan di lima titik perbatasan sebagai langkah antisipasi penyebaran dan penularan Covid-19 di Kabupaten Kuningan. Selanjutnya, mulai tanggal 5 hingga 17 Mei mendatang kita gelar Operasi Ketupat Lodaya yang akan semakin memperketat penjagaan, salah satunya memberlakukan larangan mudik,” ujar Acep.

Selanjutnya Acep meminta kepada seluruh personel untuk menjalankan tugas pengamanan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi atau salus populi suprema lex esto. “Semangat yang ingin saya tanamkan dalam operasi Ketupat 2021 adalah upaya kita semua dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui penyekatan dan penegakan  protokol kesehatan dengan tetap melakukan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan,” tutur bupati.

Terpisah, Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan, sebanyak 786 personel gabungan siap dikerahkan untuk mengamankan jalannya giat Operasi Ketupat Lodaya 2021. Terdiri dari unsur Polri sebanyak 489 orang, instansi terkait seperti TNI, Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinkes dan lainnya sebanyak 252 orang dan potensi masyarakat 45 orang. Mereka akan menempati pos-pos penjagaan yang sudah dibuat mulai dari perbatasan hingga pos gatur di pelosok desa.

“Sesuai instruksi dari pusat, selama Operasi Ketupat Lodaya 2021 akan diberlakukan larangan mudik. Seluruh personel yang telah disiapkan, segera menempati pos yang sudah ditetapkan dan melakukan penjagaan selama 24 jam untuk menghalau setiap pemudik yang masuk Kuningan. Sanksi yang diberikan bagi pemudik yang kedapatan petugas baik di pintu perbatasan maupun jalur tikus adalah putar balik. Nanti petugas akan menempelkan stiker khusus sebagai tanda kendaran tersebut adalah rombongan pemudik yang harus kembali ke daerah pemberangkatan,” papar Doffie.

Kapolres pun memastikan, selama masa Operasi Ketupat ini seluruh moda transportasi baik bus, kereta api maupun pesawat terbang dan kapal laut tidak ada yang beroperasi. Termasuk kendaraan travel baik yang resmi atau ilegal tidak diperkenankan untuk beraktivitas apalagi mengangkut pemudik.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebaran tahun ini agar di rumah saja. Urungkan niat untuk pulang kampung, karena penjagaan akan dilakukan ketat di seluruh daerah termasuk di Kabupaten Kuningan. Jangan sampai menyesal, sudah perjalanan jauh tapi akhirnya harus putar balik. Ini dilakukan untuk kepentingan bersama agar Indonesia secepatnya terbebas dari Covid-19,” pungkas Doffie. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.