75 ASN Ikuti Ujian Sertifikasi Barjas

oleh -1 views
Ratusan Aparatur Sipil Negara mengikuti ujian sertifikasi dan pelatihan pengadaan barang dan jasa. FOTO:AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN –Sebanyak 75 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa (barjas). Selain ujian bagi 75 ASN, terdapat pula 60 ASN yang mengikuti pelatihan dalam pengadaan barang dan jasa.

Kegiatan yang digelar Bagian Barjas Setda Kuningan ini, akan diadakan selama 11 hari ke depan di Sangkan Aqua Park Kuningan, yang dimulai Rabu (16/10). Pelatihan dan ujian pengadaan barjas ini dibuka langsung Bupati H Acep Purnama SH MH, dengan menghadirkan narasumber kompeten dari Badan Diklat Provinsi Jabar dan LKPP RI.

“Jumlah peserta pelatihan itu ada sebanyak 60 orang terbagi ke dalam dua kelas. Sementara untuk ujian sertifikasi itu mencapai 75 orang,” kata Kabag Barjas Setda Kuningan U Kusmana SSos MSi saat memberikan keterangan persnya.

Dia menyebutkan, saat ini jumlah ASN di lingkungan Pemerintahan Kuningan yang memiliki sertifikat Keahlian Barjas sebanyak  153 orang. Jumlah itu terdiri dari camat 3 orang, sekretaris dinas 11 orang, kepala bagian 5 orang, kepala bidang 28 orang, kasi/kasubag 71 orang, fungsional umum 23 orang, pejabat fungsional BPBJ 9 orang, dan kepala dinas 3 orang.

“Semoga melalui kegiatan ini semakin bertambah bagi ASN yang memiliki sertifikat Keahlian Barjas. Ini upaya peningkatan jumlah ASN agar memiliki sertifikat keahlian pengadaan barjas, sehingga dapat memenuhi PPK dan Pokja PBJ karena saat ini masih kekurangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, pelatihan ujian sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan SDM yang melaksanakan pengadaan barjas telah mengetahui dan memahami perundang-undangan tentang pengadaan barjas, meningkatkan mutu profesionalitas, integritas, dan akuntabilitas, serta meningkatkan jumlah ASN yang memiliki sertifikat Keahlian Pengadaan Barjas.

“Adapun beberapa materi yang diberikan yakni pelatihan pengadaan Barjas dengan metode Sistem Blended Learning dari LKPP, pembelajaran E-Learning dan pembelajaran tatap muka. Kemudian ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa pemerintah tingkat dasar bertempat di SMKN 2 Kuningan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati H Acep Purnama berharap peserta yang mengikuti pelatihan dan ujian mampu memahami pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai Perpres 16 Tahun 2018.

“Semoga nantinya memiliki kualifikasi yang cukup untuk memenuhi persyaratan sertifikasi keahlian pengadaan barjas. Sehingga bisa menjadi pelaksana barjas pemerintah yang mampu menjalankan tugas secara profesional, sekaligus sejalan dengan kode etik,” terangnya.

Ia mengingatkan, kegiatan pelatihan menjadi salah satu momentum dalam membangun komitmen bersama mewujudkan Kabupaten Kuningan yang bersih dan bebas KKN. (ags)

No More Posts Available.

No more pages to load.