23 Peserta Jalani Tes Kompetensi Open Bidding

oleh -25 views
Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi

KUNINGAN – Sebanyak 23 peserta dari pejabat Eselon III menjalani tes open bidding di Hotel Horison Kuningan, kemarin (12/11). Tes kompetensi merupakan tahapan yang harus diikuti peserta open bidding setelah dinyatakan lulus secara administratif.

Kegiatan ini dibuka langsung Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi didampingi Sekretaris BKPSDM, Dodi Sudiana SSTP. Tahapan ini menjadi penting agar peserta open bidding bisa mengikuti tahapan lanjutan.

Dalam keterangan persnya, Sekda Dian menuturkan, pelaksanaan seleksi terbuka merupakan amanat UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN yang dijabarkan dalam PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS. Sebagaimana diubah oleh PP nomor 17 tahun 2020 yang mengamanatkan tentang prinsip pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara terbuka dan kompetitif.

“Seleksi terbuka ini diharapkan akan melahirkan pejabat yang mempunya visi kedepan dengan solusi, kolaboratif dan kerjasama yang disertai dengan keinginan untuk terus belajar dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Melalui seleksi ini, Ia berharap, adanya figur pimpinan yang bersifat pembaharu, inovatif dan memahami tantangan zaman. Sekaligus mampu, cakap serta kompeten dalam mengelola organisasi yang akan memberikan dampak peningkatan kinerja pada perangkat daerah di Kuningan.

“Ada 6 posisi jabatan yang dilaksanakan dalam seleksi terbuka ini. Beberapa di antaranya Kepala DKPP, Kepala Disnakertrans, Kepala Bappenda, Kepala Dishub, serta dua posisi di bagian Staf Ahli Bupati,” sebutnya.

Dia menyampaikan, setiap peserta open bidding wajib melamar di dua posisi jabatan berbeda. Sehingga totalnya ada 46 pelamar dalam masing-masing posisi jabatan yang tersedia.

“Semoga proses seleksi terbuka dapat menjadi langkah awal yang baik, untuk menghasilkan pimpinan perangkat daerah yang mumpuni dan secara langsung dapat meningkatkan kinerja pemerintah. Selamat mengikuti proses seleksi, kami sangat ingin pejabat di Kuningan, terutama yang dihasilkan oleh seleksi terbuka mampu mengelola data dan informasi secara bijak, baik dalam tataran teknis maupun dalam kehidupan media sosial,” bebernya.

Dia berpesan, agar seluruh ASN di Kuningan dapat memanfaatkan teknologi dalam mempermudah pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

“Manfaatkan kemajuan teknologi informasi juga untuk mempermudah pekerjaan, mempercepat pelayanan, tetapi tidak melupakan jati diri bangsa kita yang santun. Kemudian tidak menebar hoax dan kebencian dan selalu menjunjung etika,” pungkasnya.(ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.