oleh

Desa Maju Wujud Pemerataan Pembangunan

KUNINGAN–Pemerintah daerah kini tengah giat-giatnya melakukan upaya pembangunan baik fisik maupun nonfisik di semua desa. Sebab kemajuan sebuah desa merupakan cermin dan wujud pemerataan pembangunan daerah.

“Sebagaimana visi Kuningan Maju (Makmur, Agamis, Pinunjul) Berbasis Desa tahun 2023 dan poin ketiga nawacita membangun Indonesia dari pinggiran, maka pembangunan dititikberatkan mulai dari desa. Sebab hal ini penting agar pemerataan pembangunan dapat terwujud,” kata Wakil Bupati HM Ridho Suganda SH MSi ketika mengunjungi Desa Pakapasan Hilir, Kecamatan Hantara, kemarin (14/10).

Oleh sebab itu, maka perlu dan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, kecamatan dan desa untuk menyamakan persepsi dalam pembangunan. Adanya sinergitas, maka akan terbangun kerja sama yang harmonis dalam melaksanakan berbagai program pembangunan.

“Dengan adanya hubungan sinergitas, itu yang nantinya akan menjadi sebuah solusi dalam setiap permasalahan. Kalau itu sudah bisa dilakukan, akhirnya masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah. Saya yakin, nanti masyarakat juga pasti akan mendorong dan juga support pembangunan yang ada di tingkat desa,” saran wabup.

Selain itu, dengan kerja sama yang baik, pertanggungjawaban setiap kegiatan yang dianggarkan dengan Dana Desa dapat selesai dengan baik dan tepat waktu. Apalagi, Dana Desa memiliki peranan besar dalam program prioritas nasional.

“Maka pemanfaatan Dana Desa harus dioptimalkan demi kepentingan masyarakat termasuk juga bidang pendidikan serta agama. Jika ini terpenuhi, maka akan berdampak kepada peningkatan sumber daya manusia di desa tersebut ke depannya,” tegas putra bungsu bupati dua periode, H Aang Hamid Suganda tersebut.

Wabup juga meminta pemanfaatan Dana Desa oleh pemerintahan desa dapat dikelola dengan baik dan tepat guna, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat di desanya. “Sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari Dana Desa tersebut,” ucapnya.

Di sisi lain, dia menyatakan keprihatinan atas pandemi Covid-19 karena banyak program-program pembangunan desa yang tidak dapat dilaksanakan. Sebab cukup banyak anggaran pembangunan dialihkan untuk penanggulangan Covid-19.

“Di tengah-tengah keprihatinan ini, marilah kita jaga optimisme masyarakat kita untuk menghadapi masa depan yang lebih baik lagi, jangan sampai masyarakatnya hilang rasa optimis dan kepercayaan kepada pemerintah. Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat dalam segala situasi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula, wabup memberikan bantuan kelengkapan olahraga berupa net dan bola voli serta meninjau pembangunan musala di SDN Pakapasan Hilir. (ags)