oleh

Forum Sekda se-Jabar Bahas Jabatan Fungsional

KUNINGAN– Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi menghadiri rapat koordinasi komisariat wilayah forum Sekda Provinsi Jawa Barat di Karawang, kemarin (2/10). Hadir langsung Pjs Bupati Karawang Dr Ir H Yerry Yanuar MM, Kepala Sekretariat Forsesdasi Komwil Jabar Drs H Asep Sukmana MSi, Ketua Forsesdasi Komwil Jabar Drs H Ade Syarip Hidayat MPd dan Direktur Jenderal Otonomi Daerah. Rakor forum sekda se-Jabar ini merupakan agenda rutin yang kerap digelar. Namun akibat pandemi Covid-19, baru kembali dilaksanakan setelah enam bulan terhenti.

Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi mengatakan, jika rakor itu membahas dan berkoordinasi kaitan dengan jabatan fungsional, penanganan Covid-19 dan hal-hal lain yang bersifat koordinatif. Bahkan pada kesempatan rakor tersebut, dilakukan pula pemilihan pengurus baru agar kerja sama antar daerah di Jabar lebih berjalan intensif.

“Sebagai seorang yang menjabat sebagai sekretaris daerah, maka kita harus memiliki ketulusan serta keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik dan pelaksana kebijakan publik,” ujarnya.

Menurutnya, seorang sekda harus dapat bekerja sesuai kebijakan-kebijakan yang dibuat para pejabat publik dimulai dari undang-undang, peraturan daerah dan peraturan-peraturan lain.

Sementara itu, Sekda Jabar Dr Ir Setiawan Wangsaatmaja dalam arahannya menyampaikan, tindak lanjut penyederhanaan birokrasi pemerintah daerah untuk melakukan upaya transformasi dalam konteks pemerintah daerah. Tentunya harus mencermati perkenaan dengan tugas-tugas pengeksekusian segala urusan pemerintah daerah di masing-masing provinsi.

“Jika melihat undang-undang pemerintah daerah pasal 1 angka 23, dalam rangka menyelenggarakan urusan pemerintahan maka kepala daerah dan DPRD dibantu oleh perangkat daerah. Diharapkan dalam membantu pemerintahan dapat merepresentasikan keahlian, kompetensi dan sistem kerja sesuai dengan kebutuhan pengeksekusian masing-masing urusan,” bebernya.

Saat ini daerah cenderung siap dalam men-support perubahan-perubahan, dengan catatan sepanjang regulasi teknisnya sudah pasti. Bahkan belum lama ini, ada delegasi bersama dengan Kemenpar yang dipimpin oleh Tim Wapres, dalam kesempatan tersebut sedang disusun rancangan penyesuaian penghasilan sekaligus merekapitulasi detail-detail untuk tranformasi.

“Jika kita belum melakukan transformasi, janganlah kita berhenti karena masih banyak sisi lain yang harus diperhatikan. Disamping bicara tentang transformasi struktural fungsional, tetap harus melakukan upaya inovasi dan kultur,” tutupnya. (ags)