oleh

Hari Khusus Perempuan Berwisata

KUNINGAN – Ketua TP PKK Kuningan Hj Ika Acep Purnama meresmikan program Akhwat Day di objek wisata J&J Resto Kabupaten Kuningan, Jumat (3/7). Program ini memberlakukan khusus pengunjung perempuan yang dapat masuk ke lokasi tersebut.

Berlaku hanya di hari Jumat, sedangkan hari-hari lain beroperasi seperti biasanya semua boleh masuk.

Didampingi Kepala Disporapar Kuningan Dr H Toto Toharudin dan owner J&J Resto H Kiki Al-Farizzi, Ika menyempatkan berkeliling melihat satwa-satwa unik.

“Ini program yang sangat bagus dan memang patut dicontoh oleh obyek wisata lainnya. Terkadang memang wanita ingin berekspresi bebas saat menikmati liburannya, setelah seharian bekerja baik di rumah maupun di kantoran,” ujarnya.

Walau begitu, Ika mengimbau agar masyarakat tetap waspada saat berwisata di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Perlu ditekankan bahwa protokol kesehatan harus dipatuhi, demi kebaikan semua masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

“Jangan lupa pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan jangan buang sampah sembarangan. Karena kebersihan sebagian dari pada iman,” pintanya.

Toto Toharudin mengatakan, program Akhwat Day di J&J Resto sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah, salah satunya mewujudkan kabupaten yang agamis. Tentunya ini awal diterapkan pada sektor pariwisata, kuncinya satu kata bergerak bersama menjemput perubahan.

“Hari ini wajah perubahan kepariwisataan akan kita mulai. Majulah pemudaku, jayalah olahragaku, indah wisatanya, damai warganya,” katanya.

Menurutnya, program Akhwat Day bertujuan untuk memuliakan wanita. Sebab memuliakan wanita sama dengan memuliakan seorang Ibu. “Karena itu di bawah bimbingan Ketua Tim Penggerak PKK Hj Ika Acep Purnama, program Akhwat Day ini kita mulai,” tukasnya.

Bahkan pihaknya berencana akan mengundang para pengelola Baznas se-Jawa Barat, untuk menunjukkan sekaligus memastikan bahwa Kuningan adalah zona aman untuk tujuan wisata.

Sementara itu, owner J&J Resto H Kiki Al-Farizzi menuturkan, program Akhwat Day atau Hari Wanita ini berlaku setiap hari Jumat, dan khusus untuk pengunjung wanita.

“Akhwat Day hanya berlaku setiap hari Jumat, dan hanya wanita yang boleh masuk wisata ini. Namun dengan catatan, bukan Jumat tanggal merah, laki-laki sama sekali tidak boleh masuk, kecuali anak laki-laki usia SD boleh masuk,” terangnya.

Dia juga menyampaikan, bahwa program wisata ini bertujuan untuk memuliakan wanita. Sehingga pada hari spesial tersebut, wanita bisa bebas menikmati wisata sekaligus berenang lebih nyaman, tanpa harus dilihat oleh laki-laki.

“Penjaga juga tidak ada karyawan, semua karyawati. Kebetulan setiap Jumat ada bantuan akhwat dari SMK Penerbangan Taufik Mubarok,” pungkasnya.(ags/tat)