oleh

Sumber Air Cibangir Beroperasi Pertengahan Juli

KUNINGAN – Pembangunan sumber air alternatif di mata air Cibangir Kecamatan Cigugur kini tengah dikebut. Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Kamuning memastikan, sumber air alternatif akan segera beroperasi pada pertengahan Juli mendatang. Sehingga beberapa titik pelayanan yang kini terganggu, akan teratasi adanya aliran sumber air tersebut.

Meski masih ada beberapa pelanggan yang mengadu akibat tersendatnya distribusi air PAM Tirta Kamuning. “Iya kebetulan tadi saya kedatangan perwakilan warga Perumahan Alam Asri 2. Kedatangan warga ini menanyakan kenapa minggu-minggu ini distribusi air kurang, padahal tiga bulan ke belakang itu aman-aman saja,” kata Direktur PAM Tirta Kamuning H Deni Erlanda SE MSi saat memberikan keterangan persnya, Senin (29/6).

Deni mengatakan, para pelanggan meminta penjelasan dari PAM Tirta Kamuning terkait kesiapan dalam pendistribusian air bersih. Sebab dikhawatirkan, saat musim kemarau jaringan pendistribusian air tidak lancar. “Jadi warga ini meminta keterangan terkait progress-nya sampai di mana. Kita juga negoisasi dengan petani, mudah-mudahan bisa saling bantu untuk pendistribusian, kalau petani kan hanya untuk menyiram saja, kita lakukan koordinasi dan tetap ada kompensasi,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya betul-betul memaksimalkan potensi sumber air alternatif di mata air Cibangir. Bahkan pembangunan mata air Cibangir kini telah hampir selesai dan siap dipergunakan. “Pembangunan mata air Cibangir sudah hampir rampung, debitnya 60 liter per detik. Mudah-mudahan di pertengahan bulan Juli ini kita sudah bisa beroperasi, sehingga pendistribusian air lebih optimal kepada semua pelanggan,” jelas Deni.

Oleh sebab itu, dia menargetkan, pertengahan Juli mendatang mata air Cibangir bisa beroperasi untuk memenuhi kebutuhan air para pelanggan. Khususnya bagi wilayah pelanggan yang setiap musim kemarau tidak teraliri air PAM Tirta Kamuning.

“Insya Allah nanti akan teratasi dengan memaksimalkan mata air Cibangir. Sehingga sumber air Waduk Darma akan dialihkan semuanya langsung ke pelanggan di Kuningan Timur,” terangnya.

Sebelum adanya mata air Cibangir, hampir semua pelanggan di wilayah perkotaan khususnya perumahan mendapat pasokan air dari Waduk Darma. Namun setelah dibangun mata air Cibangir, maka sumber air Waduk Darma akan dialihkan ke wilayah Kuningan timur.

“Nah untuk pelanggan di wilayah perkotaan maupun perumahan akan mendapat air dari sumber mata air Cibangir. Termasuk wilayah Kramatmulya, Cigugur dan sekitarnya,” tutupnya. (ags)