oleh

Pembangunan Jalan Lingkar Timur Terus Dikebut

 

KUNINGAN – Pemenang tender proyek pembangunan jalan lingkar timur ruas Garatengah-Kedungarum, PT Seneca Indonesia terus menggeber pekerjaan jalan yang akan menjadi ikon Kabupaten Kuningan di masa depan tersebut. Mengerahkan puluhan alat berat, kontraktor bekerja siang dan malam demi mengejar target penyelesaian pekerjaan. Bahkan pihak perusahaan sudah melakukan trial berupa pemasangan hotmix di perempatan Garatengah dan Karangmangu.

Sebenarnya, proyek lanjutan pembangunan jalan lingkar timur Garatengah-Kedungarum ini sempat terkendala, akibat pandemi Covid-19. Untuk memastikan kelancaran dan kualitas pengerjaan proyek jalan tersebut, Direktur Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Kementerian PUPR dan Kepala Balai Wilayah VI PJN Kementerian PUPR Heru Suko turun langsung ke lokasi. Rombongan pejabat pusat itu diterima hangat Kepala Dinas PUTR Kuningan HM Ridwan Setiawan MH MSi, Kabid Bina Marga pada DPUTR Teddy Sukmajayadi ST MSi dan pejabat lainnya.

Di lokasi pembangunan, Heru sempat bertanya kepada rekanan terkait kendala yang dihadapi di lapangan. Kepala DPUTR Kuningan HM Ridwan Setiawan menyatakan, Direktur Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Kementerian PUPR dan Kepala Balai Wilayah VI PJN Kementerian PUPR Heru Suko ingin melihat langsung kelanjutan pembangunan jalan lingkar timur.

“Iya kebetulan kita mendapat kunjungan mendadak dari Direktur PJN Kepala Balai Wilayah VI PJN Kementerian PUPR. Kami mengecek lokasi pembangunan jembatan di Desa Cubangsari Kecamatan Kramatmulya. Itu untuk ruas jalan lingkar timur,” kata Ridwan, akhir pekan kemarin.

Menurut pria yang akrab dipanggil Wawan tersebut, kunjungan rombongan ini sekaligus memastikan sampai sejauh mana progress pembangunan jalan pasca refocusing. Meski demikian, pembangunan proyek jalan lingkar timur tetap berlanjut.

“Hanya saja mungkin dari aspek ketepatan waktu tidak akan tercapai di tahun ini. Walau ada refocusing anggaran, pembangunan tetap berjalan,” tukasnya.

Sementara Kepala Balai Wilayah VI PJN Kementerian PUPR Heru Suko menuturkan, jika pengerjaan proyek lanjutan jalan lingkar timur akan terus dilakukan. Terkait pembayaran, akan diselesaikan pada tahun 2021. “Iya kita tetap meneruskan proyek lanjutan jalan lingkar timur ini. Namun 50% pelaksanaan jalan lingkar timur akan dibayar pada tahun 2021,” terang Heru yang melihat langsung pembangunan badan jalan.

Dia menyebut, sebagian anggaran memang terkena refocusing untuk penanganan pandemi Covid-19. Namun pengerjaan proyek jalan masih tetap dilaksanakan. “Meski anggaran kita kena refocusing, tapi pembangunan jalan lingkar timur harus segera didahulukan untuk menambah jalur transportasi. Sebab masyarakat Kabupaten Kuningan sudah menunggu selesainya pembangunan jalan ini,” pungkasnya. (ags)