oleh

Bupati Tinjau Lokasi Longsor di Desa Pamulihan

KUNINGAN – Bupati H Acep Purnama meninjau lokasi bencana longsor di Desa Pamulihan, Kecamatan Subang. Musibah longsor yang terjadi hampir sepekan ini, mengakibatkan sejumlah sarana prasarana umum rusak parah hingga mengancam bangunan sekolah. Adapun titik longsor terjadi di tiga desa yaitu Desa Pamulihan dan Desa Tangkolo di Kecamatan Subang. Kemudian Desa Mandapajaya Kecamatan Cilebak.

Akses jalan penghubung antar desa sempat tertutup material longsor. Bahkan bahu jalan di Blok Kliwon penghubung Desa Pamulihan dengan Desa Mandapajaya, Kecamatan Cilebak terseret longsor. Paling parah adalah pagar SMPN 2 Subang yang roboh akibat pondasi bangunan terbawa longsor.

Dalam kesempatan itu, Bupati Acep berkeliling di sejumlah titik longsor. Salah satunya meninjau kondisi bangunan sekolah di SMPN 2 Subang. “Alhamdulilah tanah yang menutup jalan sudah diatasi oleh Dinas PUTR. Kemudian untuk SMPN 2 Subang perlu mendapatkan perbaikan di beberapa bagian,” kata Bupati Acep, kemarin.

Lanjut Acep, dari pemantauannya bisa dikatakan jika kondisi bencana di titik kawasan bangunan sekolah cukup berat. Bahkan posisi bangunan sekolah berada tepat di atas tanah yang terseret material longsor.

“Kondisi longsor di area SMPN 2 Subang cukup berat, karena posisi sekolah berada di atas tanah longsoran. Maka banyak area sekolah yang rusak di antaranya ada tembok pagar sekolah yang roboh, jalan masuk ke area sekolah hancur, ada yang retak parah dan area parkir atau halaman depan sekolah tanahnya ambles,” ungkap bupati.

Atas kondisi ini, dirinya sudah memberikan instruksi agar pihak-pihak terkait segera melakukan penanganan. Sehingga sejumlah kerusakan yang dialami di titik bencana dapat segera diperbaiki. (ags)