oleh

Polres Bagikan 1.500 Sembako hingga Desa Terpencil

KUNINGAN – Polres Kuningan kembali menunjukkan kepedulian kepada warga terdampak Covid-19. Membagikan sembako kepada masyarakat dan juga alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis, kemarin.

Pembagian paket sembako kali ini tidak hanya menjangkau masyarakat di wilayah Kuningan kota, namun juga hingga pelosok desa yang sulit dijangkau. Karena itu, proses penyaluran bantuan pun harus mengerahkan anggota dari Satuan Sabhara yang mengendarai motor trail untuk menjangkau warga yang tinggal di lokasi terpencil.

Seperti yang dilakukan untuk warga Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, penyaluran bahan pangan tersebut dilakukan satu regu anggota Sabhara yang mengendarai motor trail. Kondisi hujan rintik disertai kabut tebal tak menyurutkan petugas menjangkau Desa Puncak yang berada di lereng Gunung Ciremai.

Kehadiran petugas membawa bantuan bahan pangan ini pun disambut antusias warga dan perangkat desa. Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik berkesempatan menyerahkan langsung bantuan sembako untuk warga miskin yang terdampak Covid-19 di Desa Puncak. Tampak hadir Camat Cigugur Didin Bahrudin dan jajaran, Kapolsek AKP Maman Hermana serta Kades Puncak Mustopa.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Polri untuk warga yang terdampak Covid-19, tidak hanya yang ada di wilayah perkotaan namun juga yang di pelosok. Terlebih saat ini sudah mendekati bulan suci Ramadan, kami ingin sedikit meringankan beban warga di tengah pandemi corona,” ungkap Kapolres didampingi Waka Polres Kompol Jaka Mulyana.

Lukman menambahkan, pembagian paket sembako ini merupakan instruksi langsung Kapolri untuk dilaksanakan serentak oleh seluruh Polres se-Indonesia. Di Kabupaten Kuningan, kata Lukman, paket sembako yang dibagikan sebanyak 1.500 keranjang yang dibagikan untuk warga yang terdampak Covid-19 seperti warga miskin, jompo, sopir angkot, driver ojek online (ojol) hingga para dai kamtibmas binaan Polres Kuningan.

“Total ada 1.500 paket sembako yang dibagikan, selain itu juga kami menyumbangkan APD untuk tenaga medis di rumah sakit dan puskesmas serta thermo gun. Ditambah 1.500 nasi bungkus kita bagikan di dapur umum depan Terminal Kertawangunan masih dilaksanakan,” ungkap Lukman.

Dengan bantuan tersebut, Lukman berharap warga yang terdampak Covid-19 bisa sedikit bernapas lega karena kebutuhan hidup mereka bisa terpenuhi untuk beberapa hari ke depan. “Tidak menutup kemungkinan kami akan kembali melaksanakan kegiatan sosial ini pada waktu yang akan datang. Namun kami juga berharap ada partisipasi dari kelompok masyarakat atau pun institusi lain untuk melakukan kegiatan serupa untuk menolong saudara kita di tengah wabah corona ini,” harap Lukman.

Sementara itu, Kades Puncak Mustopa menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan sembako dari polres tersebut. Menurut Mustopa, saat ini hampir semua warganya mulai merasakan dampak Covid-19 terutama dalam hal kebutuhan pangan.

“Wabah corona membuat warga kami banyak yang tidak berpenghasilan lagi, termasuk para perantau yang memilih pulang dan kini tidak punya pendapatan. Alhamdulillah, hari ini ada bantuan sebanyak 50 paket sembako untuk Desa Puncak, prioritas dibagikan untuk warga yang sangat miskin dulu. Selebihnya, kami berharap ada bantuan dari pemerintah atau dari instansi lain untuk mengatasi kesulitan warga yang lainnya,” ujar Mustopa. (fik)