oleh

Kapolres Kuningan Kirim Bantuan Sembako

KUNINGAN – Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik meninjau rumah keluarga Sarda di Blok Bakom, Desa Kramatwangi, Kecamatan Garawangi, yang terdampak bencana tanah longsor, kemarin. Dalam kesempatan itu, Kapolres juga memberikan bantuan sembako untuk kebutuhan pangan keluarga Sarda.

Kapolres tiba di lokasi bencana tanah longsor didampingi sejumlah pejabat Polres mulai dari kabag, kasat dan perwira lainnya serta ibu-ibu Bhayangkara. Tampak hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agus Mauludin, Camat Garawangi, Kapolsek dan Danramil Garawangi, Kades Kramatwangi dan tokoh masyarakat setempat.

Kapolres Lukman berkesempatan melihat langsung kondisi bagian belakang rumah Sarda yang jebol akibat terseret longsor dan berbincang-bincang dengan penghuni rumah. Di akhir kunjungannya, Kapolres kemudian memberikan paket sembako untuk kebutuhan pangan keluarga Sarda hingga beberapa hari ke depan.

“Sebagai bentuk kepedulian Polri untuk korban bencana tanah longsor, hari ini kami datang untuk melihat dan memberikan sedikit bantuan untuk meringankan beban keluarga Pak Sarda yang rumahnya hampir ambruk,” ungkap Kapolres kepada awak media.

Lukman mengatakan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPBD terkait kebencanaan yang terjadi di Kabupaten Kuningan. Dijelaskan, pihaknya telah menyiapkan satu kompi anggota Sabhara yang siap diterjunkan untuk membantu penanganan bencana alam di Kabupaten Kuningan.

“Kita berharap bencana alam tidak terjadi di Kabupaten Kuningan. Namun sebagai bentuk antisipasi, kami sudah buatkan satu posko siaga bencana di Mapolres, ditambah seluruh Polsek sebagai posko bayangan yang selalu bersiaga 24 jam penuh. Disamping itu kami telah menyiapkan satu kompi anggota Sabhara lengkap dengan perlengkapannya siap diterjunkan apabila dibutuhkan saat terjadi kebencanaan,” ungkap Kapolres.

Lukman menambahkan, berdasarkan kondisi letak geografis wilayah Kabupaten Kuningan yang berbukit dan banyak terdapat aliran sungai sangat rawan terhadap tiga potensi bencana alam yaitu banjir, tanah longsor pada saat musim hujan dan kekeringan saat kemarau. Dia berharap, koordinasi yang baik antara Polri dengan BPBD, TNI, dinas terkait dan para relawan serta masyarakat bisa mengatasi segala kedaruratan bencana dengan cepat dan cermat. (fik)