16 Pelajar Tangguh Ikuti Diklatsar Berkarakter

oleh -46 views
Capt : Para peserta Diklatsar berkarakter dari pelajar tangguh DT Peduli Kuningan, berbaris untuk diberi arahan sebelum menuju lokasi Diklatsar di Talaga Surian Desa Puncak Kecamatan Cigugur. FOTO : MUMUH MUHYIDDIN/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN – Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Berkarakter merupakan latihan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa penerima Beasiswa Tangguh DT Peduli Kuningan. Untuk mengisi masa liburan ini, sebanyak 16 pelajar tangguh DT Peduli ini mengikuti Diklatsar di Talaga Surian, Desa Puncak Kecamatan Cigugur yang dilaksanakan selama tiga hari dua malam, Senin-Rabu (23-25/12).

Kegiatan Diklatsar tersebut dimulai dari outdoor tentang penguatan budaya Daarut Tauhiid yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, motivasi hidup, disiplin dan cara langkah menuju kunci sukses.

Pada materi penguatan diri membangun mental dan fisik, peserta Diklatsar digembleng di lapangan dan dilatih tentang PBB (Peraturan Baris Berbaris), olahraga, cara bersikap jujur, latihan tepat waktu, menggali hikmah, dan latihan keberanian pada saat jelajah malam dan kerjasama tim. Sehingga efek yang dirasakan peserta yang awalnya penakut, sekarang menjadi tidak penakut lagi.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pembentukan karakter yang baik dan kuat dapat tersampaikan kepada siswa dengan mempunyai prinsip “Pribadi Tangguh Pantang Mengeluh”. Hanya Diklatsar tersebut jauh berbeda dengan beberapa pendidikan yang sebelumnya diikuti para peserta, yakni menerapkan nilai-nilai tauhid dengan tetap menjaga dzikir di setiap rangkaian kegiatan.

Iki Tayubi, salah seorang peserta Diklatsar, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Itu karena dirinya dapat memetik hikmah dibalik kegiatan Diklatsar, yang pada dasarnya di setiap keadaan baik senang maupun susah harus melibatkan Allah SWT.

“Dari kegiatan Diklatsar, hikmahnya bagi saya bahwa harus selalu libatkan Allah dalam segala hal, baik dalam keadaan senang maupun tidak senang. Dengan begitu saya menjalani pendidikan penuh semangat, kesigapan, disiplin, keyamanan, dan senantiasa menjaga niat,” katanya.

Apalagi pada saat solo bivak, lanjut Iki, kegiatan itu sangat mengajarkan bahwa hanya Allah SWT yang menjaga dan menolong hambanya dalam segala situasi. Apalagi pada kegiatan itu hanya beralaskan matras, beralaskan jas hujan dan berbekal lilin.

“Panjangnya malam dilalui begitu khidmat di tengah kesunyian, bahkan saat shalat qiyamul lail dan shalat subuh sungguh terasa khusyuk,” tambah Iki.

Sementara itu, jajaran pelatih dan panitia memberikan arahan-arahan terbaik untuk peserta didik beasiswa tangguh demi mencetak generasi baik dan kuat, dan berprinsip nilai-nilai daarut tauhiid.

“Selepas Diklatsar ini bisa menjadi bekal yang kekal untuk siswa didik. Adanya perubahan sikap yang langgeng tidak karena terikat kontrak beasiswa, namun efek ini dapat bersatu padu menjadi karakter yang siap menghadapi kehidupan di masa yang akan datang,” harap Ustadz Jajang, selaku Kepala Cabang DT Peduli Kuningan.

Kebahagian tersendiri menurutnya, terucap dari setiap siswa yang berhasil melalui hari yang penuh tantangan. Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan Diklatsar tersebut benar-benar menjadi kebutuhan yang wajib terlaksana, karena bagitu banyak manfaat dan hikmah yang didapat.

“Terimakasih kepada donatur dan orang tua asuh serta berbagai pihak yang telah mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan ini. Semoga semua pengorbanan dapat terbalas dengan tercetaknya siswa tangguh berkarakter baik dan kuat,” ucap Jajang. (muh)

No More Posts Available.

No more pages to load.